Aparat Dinilai Cuek Tangani Illegal Logging

NAPAL PUTIH,BE– Masyarakat kecamatan Napal Putih mengeluhkan maraknya illegal logging yang terjadi hutan lindung di wilayah itu. Pasalnya , walaupun praktek itu marak terjadi.

Sejauh ini belum ada tindakan nyata aparat penegak hukum melakukan penindakan dan terkesan cuek dengan persoalan yang terjadi. Dikhawatirkan, jika kondisi ini terjadi berkepanjangan akan berakibat kerusakan alam dan merugikan masyarakat serta negara. ” Sudah jadi rahasia umum kalau illegal logging di Napal Putih marak.

Sejauh ini penanganan yang dilakukan aparat menjadi pertanyaan, ” kata tokoh masyarakat Kecamatan Napal Putih Jamhari As Jamal.
Menurutnya,  adanya praktek itu dikarenakan ada “ permainan” antara pelaku dengan aparat.

Pasalnya, selama ini pelaku bisa bebas mengeluarkan kayu dari kawasan hutan lindung tanpa kendala. Pun begitu, sangat tidak mungkin jika aparat penegak hukum tidak mengetahui praktek seperti itu. Selain itu, pengawas hutan semestinya berani mengambil tindakan tegas jika ada temuan di lapangan. Bukan malah takut dengan oknum-oknum tertentu.

” Jika ada oknum yang ikut bermain, semestinya perlu dilakukan penindakan, ” terangnya.
Lain halnya dengan pemanfaatan hutan yang mendapatkan ijin pemerintah pusat, pengawasan tetap perlu dilakukan.
Ini dilakukan untuk mencegah penyelewengan berkaitan ijin pemanfaatan hutan

. Seperti mengambil hasil hutan (kayu) di luar wilayah ijin yang diberikan. ” Hutan di Bengkulu Utara perlu dilestarikan, agar bisa diwariskan untuk generasi mendatang. Bukan malah dirusak dengan membabat hutan secara berlebihan, ” tukas Zamhari. (919)