Antisipasi Gangguan Kamtibmas

RIO/Bengkulu EkspressSISPAMKOTA: Ratusan Polisi jajaran Polda Bengkulu menampilkan berbagai teknik keterampilan menghadapi demo massa anarkis yang dipertunjukan dalam kegiatan gladi lapangan Sispamkota (Sistem Pengamanan Kota) dalam rangka pengamanan pemilu tahun 2019 di depan Kantor KPU Provinsi Bengkulu, Senin (18/3).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Polda Bengkulu menggelar Pelatihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) dalam rangka menghadapi kontinjensi dan antisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polda Bengkulu jelang pemilu tahun 2019 bertempat di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu Jalan Kapuas Raya Kecamatan Gading Cempaka.

Kapolda Bengkulu, Brigjen Pol Drs Supratman MH mengatakan, Pelatihan Simulasi Sispam Kota bertujuan untuk mematangkan kesiapan personil apabila nantinya ada tindakan anarkis atau konflik sosial yang dapat menimbulkan kerusuhan dalam rangka pengamanan Pilpres dan Pileg 2019 mendatang.

“Berdasarkan evaluasi dan analisa terhadap gangguan kamtibmas yang berlatar belakang konflik sosial di Kota Bengkulu dalam beberapa tahun terakhir ada kecendrungan menurun. Namun beberapa wilayah di Indonesia, masih memiliki intensitas dan potensi konflik sosial yang relatif tinggi, oleh sebab itulah untuk mengantisipasi hal tersebut kita gelas Sispamkota ini,” ucap Kapolda Bengkulu saat memberikan pidato pembukaan, kemarin (18/3).

Kapolda menambahkan, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 tahun 2013 tentang penanggulangan konflik sosial, mengamanatkan kepada kementerian dan lembaga termasuk jajaran kepolisian untuk melakukan rencana aksi yang sinergi dalam upaya pencegahan, penanganan dan penyelesaian konflik sosial yang terjadi nantinya.

“Sebagai aparat negara, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, Polri dituntut harus senantiasa menjaga, memelihara dan mempertahankan kesiap siagaan personil, sarana dan prasarana, dokumen serta produk-produk yang harus di evaluasi menjelang Pimilu serentak ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda menambahakan, apa yang dihasilkan dalam pelatihan simulasi sispam kota dapat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas Polri, khususnya dijajaran Polda Bengkulu, Polres dan anggota jajaran lainnya.
“Untuk itu, dalam pelatihan simulasi sispam kota jelang Pilpres pada tanggal 17 April mendatang, para personil agar bisa mengikuti dengan sangat sungguh-sungguh sehingga anggota bisa memahami serta bisa mengimplementasikannya pada pelaksanaan pengamanan Pemilu ini terutama jelang Pilpres” ucap Kapolda Bengkulu.

Kapolda juga mengatakan, untuk Pilpres ini anggota Kepolisian akan menurunkan sepertiga anggotannya atau sekitar 3500 personil yang nantinya akan tersebar diseluruh wilayah Bengkulu. “Kita akan menyiapkan kurang lebih 3500 personil dan anggota gabungan lainnya yang siap ditempatkan di titik-titik TPS nantinya,” jelasnya.

Dalam Pelatihan Simulasi Sispam Kota ini dipertunjukan beberapa adegan pengamanan seperti penjagaan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) jika ada terjadi kecurangan, pengamanan jika ada aksi demo baik dari pasangan calon ataupun dari masyarakat, simulasi dalam penjinakan BOM (Jibom) yang dilakukan tim Gagana Polda Bengkulu dan simulasi penangkapan dan pengejaran oleh anggota ketika ada beberapa orang yang berusaha mencuri kota suara.

Berdasarkan pantauan Bengkulu Ekspress, Simulasi Sispamkota ini diikuti jajaran TNI/Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Linmas, dan unsur-unsur lainnya. Simulasi tersebut juga dihadiri para pejabat di lingkungan Polda Bengkulu, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan, Kejati, Danrem, Danlanal, Kajari maupun unsur terkait lainnya serta para tamu undangan lainnya baik dari Direktur Utama (Dirut) media cetak, elektronik dan media online yang ada di Provinsi Bengkulu. (529)