Angkasa Pura II Kaji Kelola Bandara Fatmawati

Foto Rizal ST MA
Rizal ST MA

BENGKULU, Bengkulu Ekspress  – Pengelolaan Bandara Fatmawati Bengkulu yang akan diambil alih oleh PT Angkasa Pura II masih dalam proses pengkajian. Hal tersebut dilakukan mengingat hingga sampai sekarang belum ada kejelasan terkait pengelolaan Bandara Fatmawati tersebut, apakah sepenuhnya akan diambil alih Angkasa Pura II atau hanya melakukan kerjasama pemanfaatan bandara saja.

Kepala Kantor UPBU Bandara Fatmawati Bengkulu, Rizal ST MA mengatakan, wacana pengelolaan Bandara Fatmawati Bengkulu oleh Angkasa Pura II masih dalam tahap pengkajian mendalam. Belum diputuskan apakah Angkasa Pura yang akan mengambil alih atau tidak.”Apa yang disampaikan pihak Angkasa Pura masih dilakukan kajian dan putusannya belum resmi,” ujar Rizal, kemarin (17/1).

Pengelolaan Bandara Fatmawati sendiri akan mulai dilakukan setelah disetujui oleh pihak Angkasa Pura. Pilihannya adalah apakah pengelolaan Bandara Fatmawati sepenuhnya diambil alih Angkasa pura atau akan melakukan kerjasama dengan pemanfaatan Bandara seperti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mulai dari pengelolaan parkir dan fasilitas bandara.

“Ada dua opsi, apakah diambil alih seluruhnya atau dilakukan kerjasama pemanfaatan bandara saja,” lanjut Rizal.

Seperti diketahui, Bandara Fatmawati dalam sehari sudah melayani 13-14 penerbangan. Apabila dikelola Angkasa Pura, maka akan lebih baik lagi peningkatan penerbangannya. Apabila kerjasama antara Menteri Perhubungan (Menhub) dan Angkasa Pura ini bisa berjalan baik, maka ini adalah sinyal positif untuk Bengkulu.

“Kami juga berusaha melakukan perbaikan dan perluasan terminal bandara agar pengelolaan oleh Angkasa Pura nantinya bisa semakin maksimal,” sambung Rizal.

Tahun ini, pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 40 miliar untuk pembangunan terminal dan perencanaan pembangunan teknis agar Bandara Fatmawati semakin lebih baik lagi. Pembangunan diperkirakan akan selesai sampai 2035.

“Semua tergantung pemerintah Provinsi Bengkulu terkait kewenangan pembebasan lahan agar proses pembangunan lebih cepat lagi dan pengelolaan Bandara Fatmawati nantinya bisa berjalan semakin baik,” tutur Rizal.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian Pemerintah Provinsi Bengkulu, Yuliswani SE MM berharap proses pengelolaan Bandara Fatmawati bisa cepat terealisasi dan serah terima kepada PT Angkasa Pura II segera terlaksana.

“Kami harap Angkasa Pura II bisa cepat memutuskan dan mengelola Bandara Fatmawati,” ujar Yuliswani.

Ia juga meminta doa dan dukungan masyarakat Bengkulu agar proses peralihan pengelolaan Bandara Fatmawati Soekarno segera terealisasi guna membuat Bandara Fatmawati semakin maju dan akan berimbas pada perekonomian masyarakat Bengkulu.

“Jika bandara kita sudah maksimal maka akses ke Bengkulu semakin mudah. Hal ini tentu berdampak pada meningkatnya perekonomian Bengkulu,” tutup Yuliswani. (999)