Angka Kriminalitas di Lubuklinggau Menurun

LUBUK LINGGAU BE- Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Lubuklinggau sepanjang tahun 2014 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2013 yang lalu. Tarcatat tahun 2013, terjadi 2.233 tindak kriminalitas dengan tingkat penyelesaian 793 kasus. Sedangkan tahun 2014 terjadi 1654 kejadian dengan tingkat prnyelesaian 468 kasus.

Dari jumlah kasus terjadi pada tahun 2014 sebagian besar merupakan kriminalitas menonjol, diantaranya pencurian dengan pemberatan (Curat) 395 kasus, pencurian dengan kekerasan (Curas) 85 kasus, pencurian kendaraan bermotor 297 kasus.

Hal itu disampaikan Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dover Cristian, dalam jumpa pers di Mapolres Kota Lubuklinggau  terkait Anev Situasi Kamtibmas Akhir Tahun 2014. Ia mengatakan, tujuan mereka menyampaikan informasi itu untuk meyampaikan kepada masyarakat atas kinerja kepolisian Polres Lubuklinggau selama tahun 2014. Jika melihat  tingkat penyelesaian tindak pidana, jajaran Polres Lubuklinggau masih memiliki pekerjaan rumah (PR) 1168 kasus yang harus dipecahkan.

Selain Kapolres Kota Lubuklinggau ,turut hadir dalam jumpa pers itu Wakapolres Kompol Adhi, Kasat Lantas AKP Nova Tarihoran, Kasat Narkoba AKP Ismail, Kasat Intel AKP Hendro dan Kabag Ops Kompol Emawan.

Dalam penyampaianya Kapolres Kota Lubukkinggau  menjelaskan, sepanjang tahun 2014, pihaknya telah berupaya keras mengatasi serta mencegah tindak kriminalitas. Namun pihaknya juga mengharapkan adanya peran serta dari  masyarakat yang harus berada di lapangan.

“Kami tidak akan berhenti disitu saja (menyelesaikan kasus). Namun peran serta masyarakat juga harus mampu mendukung kami dalam bekerja” ungkap Dover.

Dover menambahkan, tindak kriminal dan angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di Kota Lubuklinggau selama 2014 menurun. Hal ini tidak terlepas dari kerja sama semua pihak. Baik kepolisian, pemerintah, maupun seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau aman dan tertib, pembangunan di Kota Lubuklinggau dapat berjalan dengan baik. Selanjutnya, saya mengharapkan agar lebih meningkatkan sinergitas antara tokoh masyarakat , agama, dan tokoh pemuda” jelasnya.

Berdasarkan tingginya angka kriminalitas di Kota  Lubuklinggau menurutnya disebabkan beberapa faktor. Salah satunya kalalaian manusia yang memarkirkan kendaraan disembarang tempat. Kemudian tidak adanya penambahan kunci . Selain itu faktor lain pelaku kriminalitas di dominasi orang dari luar kota Lubuklinggau, selain itu Lubuklinggau merupakan pusat perekonomian bagi wilayah yang ada disekitarnya.

Kedepan kata dia, pihak kepolisian dalam melaksanakan tugas menindak kriminalitas, akan melakukan terobosan-terobosan kreatif serta melakukan bimbingan dan penyuluhan kepada seluruh lapisan masyarakat. Selanjutnya mengoptimalkan CCTV, serta mempersiapkan program polisi sahabat keluarga dan program responship kriminal. Dover juga berharap instansi lain dapat lebih mendukung dan terus bersinergi dalam melaksanakan program Kamtibmas guna mewujudkan situasi kondusif. (222)