Anggota TNI Kalahkan 10 Perampok

CURUP, BE – Aksi perampokan di Jalan Lintas Curup–Lubuklinggau ternyata tidak hanya mengancam warga biasa. Aparat negara diduga Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang bertugas di Batalyon 144 Jaya Yudha, kamis (25/10), pukul 12.00 WIB, nyaris jadi korban perampokan.

Namun Anggota TNI ini dengan senjata hanya sebilah sangkur mampu mengalahkan 10 pelaku kawanan rampok tersebut.

Data terhimpun wartawan, peristiwa bermula saat Febi (34) Anggota Batalyon 144 Jaya Yudha itu, melakukan perjalanan dari Lubuklinggau menuju Curup. Korban tidak mengenakan pakaian dinas TNI ini. Ia merasa telah di ikuti oleh para pelaku berjumlah sekitar 10 orang, sejak dari Desa Taba Padang.

Saat korban tiba di jembatan dua keliu Desa Simpang Beliti kecamatan Padang Ulak Tanding, tiba-tiba salah satu pelaku langsung menendang motor korban hingga jatuh. Melihat korban terjatuh, kawanan rampok lantas menghampiri korban. Namun, korban melakukan perlawanan sehingga sempat terjadi perkelahian antara pelaku dan korban yang bersenjatakan sangkur tersebut.

Hingga akhirnya, korban berhasil mengalahkan para pelaku, walaupun ia  sendirian. Setidaknya korban berhasil melukai 2 dari 10 orang kawanan rampok itu. Melihat korban getol melawam, akhirnya kawanan rampok tersebut mundur dan melarikan diri.

Hanya saja, atas peristiwa tersebut, korban juga mengalami luka robek di beberapa bagian tubuhnya, khususnya bagian kepala dan tangan. Akibat sabetan senjata tajam jenis pisau para pelaku. Hingga korban harus menjalani perawatan di RSUD Curup.
Dikonfirmasi, Jumat (26/10), Dandim 0409 Rejang Lebong, Letkol Inf.

Yanto Kusno Hendarto meminta kedepan tidak ada lagi aksi serupa di alami anggota TNI maupun masyarakat saat melintas di jalaj raya tersebut, “Saya minta agar masyarakat Lembak dan beserta perangkat desa setempat memerangi kejahatan, yang sering terjadi di daerah tersebut.

Sehingga tidak ada lagi peristiwa serupa menimpa warga pengguna jalan, siapapun itu,” tegas Dandim (999)