Anggota KPPS Bunuh Diri

ARY/Bengkulu Ekspress Kapolres Rejang Lebong saat melakukan pemeriksaan kesehatan dengan tim Biddokes Polres Rejang Lebong. Tim Biddokes Polres Rejang Lebong terus memantau kesehatan petugas Polres Rejang Lebong yang mengamankan Pemilu dan petugas Pemilu lainnya.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika SIK mengungkapkan bahwa anggota KPPS yang meninggal di Desa Karang Pinang Kecamatan SBU, dikarenakan bunuh diri. Dimana korban melakukan aksi bunuh diri dengan cara meminum racun. “Anggota kita dari Polsek PUT sudah turun ke lokasi dan memang korban meninggal karena bunuh diri dengan cara meminum racun,” sampai Kapolres saat ditemui di Kantor KPU Rejang Lebong, Kamis (25/4) kemarin.

Menurut Kapolres, dari pemeriksaan yang dilakukan petugas, meninggalnya AS (33) anggota KPPS yang bertugas di TPS 02 Desa Karang Pinang tersebut murni karena minum racun, sehingga menurutnya tidak ada faktor lain yang ditemukan petugas terkait meninggalnya korban.

Meskipun menurut Kapolres, dari informasi yang beredar korban sempat kelelahan dan stres pasca proses pemungutan suara pada Rabu (17/4) lalu. Namun untuk memastikan kabar yang beredar tersebut, Kapolres mengaku saat ini masih menunggu laporan perkembangan pemeriksaan yang dilakukan anggotanya di lapangan.



Di sisi lain, terkait dengan kondisi anggotanya di lapangan, Kapolres mengungkapkan hingga kemarin tidak ada anggota dari Polres Rejang Lebong yang sakit ataupun meninggal dalam proses pengamanan pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Rejang Lebong. Meskipun Kapolres mengaku ada anggotanya yang tekanan darahnya naik. Untuk anggota yang kesehatannya mulai menurun seperti tekanan darahnya naik, menurut Kapolres telah diantisipasi dengan diberi vitamin sehingga kondisi tubuh mereka kembali prima.

“Dari pemeriksaan yang dilakukan, tidak ada petugas kita yang sakit atau meninggal dunia, yang ada yaitu tekanan darahnya naik, namun masih dalam kondisi fit,” sampai Kapolres.

Untuk mengantisipasi tidak adanya anggota Polres Rejang Lebong yang mengamankan pelaksanaan Pemilu sakit bahkan meninggal dunia, Kapolres mengaku dari pelaksanaan Pemilu hingga kemarin bahkan sampai tahapan Pemilu di Kabupaten Rejang Lebong, Polres Rejang Lebong telah menurunkan tim dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polres Rejang Lebong untuk memeriksan kondisi kesehatan anggotanya.

Bahkan menurut Kapolres, yang diperiksa oleh tim Biddokes Polres Rejang Lebong tersebut bukan hanya anggota Polres Rejang Lebong saja, namun juga sejumlah pihak terkait yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilu di Kabupaten Rejang Lebong.”Tim dari Biddokes ini sudah keliling untuk memeriksa kesehatan anggota kita dan petugas Pemilu lainnya mulai dari hari H pencoblosan hingga saat ini,” terang Kapolres.

Sementara itu, komisioner KPU Rejang Lebong, Lusiana SPdI menjelaskan hingga kemarin selain ada anggota KPPS yang meninggal dunia, di Kabupaten Rejang Lebong sendiri ada 6 pelaksana Pemilu yang sakit karena kelelahan. Mayoritas mereka yang sakit dan kelelahan tersebut saat melaksanakan pleno di tingkat PPK.”Hingga saat ini sudah ada enam yang sakit saat pleno, semuanya sudah mendapat perawatan medis,” paparnya.

Bahkan menurut Lusi, hingga kemarin masih ada satu anggota PPS dari Kelurahan Air Putih yaitu dari Kelurahan Air Putih yang masih menjadi perawatan di RSUD, karena belum pulih sepenuhnya pasca mengalami kelelahan saat mengikuti pleno ditingkat PPK. (251)