Anggota DPR RI Asal Bengkulu Ingatkan Sekolah Utamakan Prokes Saat Pembelajaran Tatap Muka

Anggota Komisi X Fraksi PAN, Dapil Bengkulu, Dewi Coryati

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Legislator asal Bengkulu Hj. Dewi Coryati mengingatkan pihak sekolah agar selalu mengutamakan unsur kesehatan dan keamanan dalam penerapan Protokol kesehatan Covid-19. Pasalnya, sebagian sekolah di Provinsi Bengkulu tidak lagi menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan mulai melakukan pembelajaran secara tatap muka.

“Mengingat vaksin Covid-19 belum ada dan kasus konfirmasi terus bertambah, maka kita minta penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) di sekolah yang telah melakukan pembelajaran tatap muka, ” kata Dewi, Jumat (30/10).

Penerapan prokes itu dinilai sangat penting seperti, selalu memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan atau handsanitizer dan pengaturan jarak, khususnya tempat duduk. Terlebih saat ini sejumlah sekolah khususnya SMA/SMK dan sekolah swasta, menerapkan sistem belajar tatap muka langsung.

Menurut Dewi, pentingnya memperhatikan unsur kesehatan dan keselamatan dalam sistem belajar mengatar tatap muka langsung di tengah pandemi ini, agar penyebaran Covid 19 tidak sampai terjadi. Sehingga tidak menciptakan klaster baru nantinya.

Maka jajaran pendidik di sekolah, dapat mengatur dengan mempertimbangkan rasio jumlah peserta didik. Serta saat pembelajaran tidak boleh lebih dari 2 jam, karena berada dalam ruangan tertutup.

“Memang proses belajar tatap muka ini penting. Apalagi pada sekolah kejuruan, memang pelajaran harus ada praktek yang hanya dicontohkan,” ungkapnya.

Anggota Komisi X DPR RI itu menambahkan, wacana pemberian vaksin kepada masyarakat termasuk peserta didik, namun saat ini pemerintah harus memastikan dahulu aman, dengan melakukan uji coba beberapa kali.
Artinya, berkaitan dengan vaksin Covid-19 tidak bisa langsung disuntikan kepada generasi penerus bangsa ini.(HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*