Aneh, Pohon Aren Bercabang Sembilan

CURUP, BE- Sebatang pohon aren di perkebunan aren dan kopi di Desa Air Merah Kecamatan Curup Tengah tumbuh tidak wajar dibanding pohon aren kebayakan. Pohon aren tersebut memiliki tinggi sekitar 7 meter dengan 4 cabang dan 5 tunas baru. Empat cabang bahkan sudah tubuh besar dan memiliki berbuah, lima di antaranya masih berbentuk tunas-tunas baru.
Candra (40), warga Desa Air Merah, menuturkan, pohon aneh tersebut pertama kali ditemukan saat dirinya dengan beberapa rekannya sedang mencari pohon bambu di sekitar kebun milik Yan (45)-pemilik kebun pohon aren aneh tersebut.
Saat melintas di sekitar kebun, Candra melihat bentuk pohon aren yang berbeda dari pohon aren lainnya. “Mana ada pohon aren yang bercabang sampai empat, bahkan ada tunas baru yang mulai tumbuh. Kita pangkas saja pohon aren, maka akan mati,” terangnya.
Hanya saja, pohon aren yang tubuh di lahan seluas 1 hektar tersebut berbeda. Ujung pohon utama sudah roboh, lalu terlihat cabang adan tunas baru dibatang utama pohon. “Kata pemiliknya pohon tersebut pernah roboh dan patah ujungnya karena hujan angin, lalu entah bagaimana tumbuh kembali cabang baru,” kata Candra.
Hal senada disampaikan Sugianto (42), warga Desa Air Merah, yang ikut melihat langsung pohon aren aneh tersebut. “Saya sudah 30 tahun bekerja sebagai petani penyadap aren, belum pernah ada pohon aren yang bercabang bahkan berbuah,” terangnya.
Keberadaan pohon aren aneh tersebut, menarik perhatian cukup banyak warga yang ingin melihat langung bentuk pohon. Tidak jarang warga mengabadikan pohon aren tersebut. Hanya saja, belum ada warga yang berani mengambil buah aren untuk bahan kolang-kaling atau menyadap getahnya. “Kami dilarang orang-orang tua di sini, karena katanya ada penunggu mahluk halus. Dari pada terjadi hal yang tidak diinginkan makanya dibiarkan saja,” tutur Candra. (999)