Andik Gagal Penalti, Timnas U-23 Rontok di Batik Cup

JAKARTA – Permainan gemilang Andik Vermansyah tidak menular ke timnas U-23. Bermain melawan Persis Solo Selection di ajang Batik Cup, Andik justru menjadi pemicu kegagalan timnas U-23 ke final.

Pertandingan Timnas U-23 versus Persis Solo yang dilangsungkan di Stadion Manahan Solo, Sabtu (20/10) berjalan cukup ketat. 2 x 45 menit waktu normal berjalan, kedua kesebelasan bermain imbang 2-2.

Timnas unggul 2-0 di babak pertama lewat Abdul Abanda Rahman di menit 32 dan Fandy Eko Utomo di menit 44. Sedangkan dua gol Persis dilesakkan di babakAgus J Wiratama menit ke-80.

Turnamen yang tidak memakai masa perpanjangan waktu itu langsung langsung masuk ke babak adu pinalti. Dari 10 eksekutor, Andik menjadi satu-satunya penendang yang gagal menyarangkan bola. Timnas U-23 akhirnya gagal ke Final Batik Cup.

Pada awal pertandingan, Timnas U-23 langsung mengambil inisiatif penyerangan dengan mengandalkan duet Abdul Abanda Rahman dan Fandy Eka Utomo di lini depan. Pelatih timnas U-23 Aji Santoso memarkir Andik di bangku cadangan. Posisi Andi diganti Ghazali M Siregar. Dua pemain timnas senior lainnya, Rasyid Bakri dan Hendra Adi Bayauw ikut mengisi lini tengah Garuda Muda.

Meski menguasai permainan, namun koordinasi serangan timnas U-23 lemah sehingga gampang terpatahkan oleh barisan pertahanan Persis Solo. Justru tuan rumah yang memperoleh peluang pertama lewat Steven Imbiri Anderson.

Permainan berubah drastis pada 15 menit terakhir babak pertama. Timnas U-23 yang awalnya mengandalkan umpan-umpan panjang, mulai bermain dari kaki ke kaki dengan sekali sentuhan.

Hasilnya terlihat di menit ke-32, saat Abdul Abanda Rahman menjebol gawang Persis Solo yang dijaga I Komang Putra. Pemain debutan asal Madiun Putra berhasil memanfaatkan crosing Fandy Eko Utama. Sebelumnya Fandy melakukan aksi satu-dua dengan Hendra Adi Bayauw di sisi kiri pertahanan Persis Solo.

Satu menit jelang babak pertama berakhir, Fandy Eko Utomo membawa Garuda Muda unggul 2-0. Memanfaatkan kesalahan pemain belakang Fandy langsung melayangkan tendangan ke sisi kiri gawang I Komang Putra.

Mantan kiper timnas tersebut sempat menahan tendangan Fandy. Namun bola rebound direbut kembali Fandy untuk menceploskan bola ke gawang yang telah kosong.

Pada babak kedua, unggul 2-0  sebetulnya tidak perlu bagi Aji Santoso memaksakan Andik masuk. Apalagi Ghazali M Siregar yang mengisi posisi Andik bermain cukup bagus.

Tapi Aji sepertinya ingin mencetak gol lebih banyak lagi. Mantan pemain Persebaya Surabaya itu akhirnya mengeluarkan Ghazali M Siregar dan memasukan Andik Vermansyah di menit ke-50.

Alih-alih menambah perolehan gol, serangan timnas U-23 malah mandek di lapangan tengah. Apalagi setelah Aji juga mengeluarkan Rasyid dan Adi Bayauw di pertengahan babak kedua. Aji juga mengeluarkan Aji Saka. Posisinya kemudian diganti pemain debutan Hidayat Berubu.

Kondisi ini dimanfaatkan Persis Solo untuk menambah daya gedor. Peluang pertama diperoleh pada menit ke-73. Tendangan bebas di luar kotak pinalti Donny S Siregar nyaris menepiskan ketertinggalan Persis. Bola diarahkan ke sisi kiri, namun Hidayat Berutu berhasil menepis bola.

Kerja keras Persis akhirnya membuahkan hasil pada menit 80. Gol ini tidak lepas dari aksi individu Stevan Imbiri Anderson. Tendangan mendatarnya memang berhasil ditepis Hidayat, namun bola rebound direbut Roby Fajar yang kemudian mengoper ke Agus J Wiratama. Agus kemudian memberi umpan pendek ke Yusuf yang dengan bebas menceploskan bola ke gawang timnas U-23.

Menit ke-85, Persis Solo menyamakan kedudukan. Gol ini lagi-lagi diarsiteki Roby Fajar yang memberikan crossing matang dari sisi kanan pertahanan Garuda Muda. Umpan tersebut diselesaikan dengan baik oleh Agus  Wiratama lewat sundulan kepala.

Imbiri Anderson bahkan nyaris membalikkan kedudukan andai tendangan bebasnya tidak ditangkap dengan baik oleh Hidayat Berutu. Adu tendangan pinalti akhirnya menjadi penentu kemenangan Persis. Lima gol bersarang ke gawang Hidayat Berutu. Sementara Timnas hanya menyarangkan empat.

Dengan kemenangan ini, Persis Solo Selection berhak menantang Persiba Bantul di Final Batik Cup di Stadion Manahan Solo, besok. (abu/jpnn)