Ancaman Kades Ampuh Minta Honor

AKEPAHIANG, BE – Puluhan kepala desa (Kades) di Kabupaten Kepahiang kembali mendatangi gedung DPRD. Para pemegang kuasa ujung tombak pemerintah itu datang kemarin (11/2) menyampaikan seperti tuntutan sebelumnya, yakni mempertanyatakan pencairan honor Kades. Menariknya dalam kesempatan tersebut, para Kades mengancam tidak akan memilih anggota dewan lama yang kembali mencalonkan pada Pemilu 9 April atau incumbent.
Ancaman itu nampaknya ampuh. Pasalnya, 2 dari 4 tuntutan yang disuarakan langsung diakomodir. Para kades lantas mendapat kepastian pembayaran honor Kades per bulan dan juga jaminan kesehatan Kades. Sementara untuk  permintaan motor dinas dan kenaikan honor Kades belum bisa diakomodir karena, usulannya tidak masuk ke APBD 2014.
“Dari hasil pertemuan tadi hanya dua tuntutan kami yang bisa diakomodir, sama seperti dengan perkataan Bupati maka kami tidak  akan memilih lagi anggota dewan yang lama dalam Pileg mendatang,” ujar Kades Pulegeto Baru Usman kemarin.
Menurutnya, pihaknya sudah sering menyampaikan soal tuntutan ini, hanya saja tidak pernah diakomodir. “Sebenarnya tuntutan kami ini sudah sering kami sampaikan tiap tahunnya,” jelasnya.
Menanggapi hal ini anggota dewan Edwar Samsi SIP MM menyampaikan pihaknya mempersilahkan kepada para Kades untuk  tidak memilih anggota dewan lama. Hanya saja pada prinsipnya seluruh anggota dewan mengiginkan yang terbaik bagi Kades selaku  perpanjangan tangan Pemerintah ditingkat desa. “Kalau memang ada dewan yang tidak pro rakyat silahkan jangan pilih lagi dalam Pileg mendatang. Namun pada prinsipnya kami  selaku dewan inginkan gaji Kades dibayar tiap awal bulan,” jelasnya.
Terpisah, Ketua Forum Kades Kecamatan Ujan Mas Yanto Gusti Marwansyah menyampaikan pihaknya merasa kecewa dengan hanya  disetujui sebanyak 2 tuntutan yang dilayangkan oleh pihaknya. Menurutnya, pihaknya sangat menyayangkan juga pihak dewan yang  tidak memberikan kejelasan soal tuntutan pihaknya ini. “Dari pertemuan tadi pihak dewan menyalahkan pihak eksekutif yang tidak mengusulkan tuntutan tersebut. Hanya saja kami juga  sangat sayangkan pihak dewan mengetahuinya tapi mengapa dewan tidak menegur Bupati dan mencarikan solusinya,” tambahnya.
Sementara wakil ketua II DPRD Kepahiang Faisal Thoha STP menyampaikan berdasarkan hasil pertemuan pihaknya dengan para Kades  terdapat 2 tuntutan Kades dan perangkatnya kecil kemungkinan untuk bisa diakomodir yakni kenaikan honor dan soal motor dinas. “Seharusnya tuntutan itu disampaikan kades saat usulan anggaran tahun ini, tapi sekarangkan RAPBD besok (hari ini) akan  segera disahkan, dengan demikian kecil kemungkinan bisa diakomodir,” katanya.
Sementara tuntutan lainnya, seperti pembayaran honor kades dan perangkatnya serta jaminan kesehatan besar kemungkinan tetap  bisa diakomodir. “Untuk pembayaran honorkan besok RAPBD bisa disahkan, sejak saat ini honor kades dan perangkatnya bisa dibayarkan setiap awal  bulan. Sementara untuk jaminan kesehatan kades bisa memperoleh hak tersebut dengan sistem BPJS,” tandasnya. (505)