Anak Yatim Piatu Disetubuhi Tukang Sayur

tukang sayur cabuli yatim piatu
PINO RAYA, BE – Nasib sedih yang dialami oleh seorang anak baru gede (ABG) , Cantik (15) – nama samaran–. Pasalnya anak putus sekolah yang sudah ditinggal mati kedua orang tuanya ini harus menjadi korban pelampiasan nafsu sahwat seorang pria beranak dua yang juga berprofesi sebagai tukang sayur yakni Su (33) warga Desa Serian Bandung, Seluma.
Bahkan persetubuhan itu dilakukan pelaku terhadap korban sebanyak 3 kali. Atas ulahnya itu korban pun menceritakannya kepada keluarganya, hingga akhirnya pagi kemarin sekitar pukul 00.35 WIB, Su dibekuk di rumah orang  tuanya di  siwak Mandi Angin, Kelurahan Belakang Gedung, Kota Manna.
Kapolres BS, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kapolsek Pino Raya, Iptu Thabroni SH membenarkan pihaknya sudah membekuk Su.
Su dibekuk lantaran Minggu (3/8) malam sekitar pukul 22.00 WIB keluarga korban melapor ke Mapolsek Pino Raya. Dalam laporan itu diketahui jika korban yang masih anak di bawah umur disetubhi sebanyak tiga kali oleh pelaku.
Pertama pada 28 Juli lalu di belakang gedung olahraga (GOR), Padang Panjang. Saat itu korban dijemput pelaku yang masih kerabat orang tuanya di rumah paman korban di Desa Bandung Ayu, Pino Raya.
Pelaku mengajak korban untuk jalan-jalan ke Kota Manna. Hanya saja belum sampai ke tujuan, pelaku membelokan arah sepeda motornya ke belakang GOR. Di lokasi inilah pelaku memperkosa korban. Setelah puas melampiaskan nafsu sahwatnya, pelaku pun mengajak korban berkeliling Kota Manna dengan sepeda motornya hingga akhirnya mengantarnya pulang.
Karena merasa perbuatan pertamanya aman, pelaku pun kemudian mengajak korban pada Kamis (31/7) yang saat itu kebetulan main ke rumah kakaknya di Desa Serian Bandung, Seluma. Kemudian pelaku mengajaknya jalan-jalan ke arah kebun sawit warga di  Desa Bentangur, Kecamatan  Semidang Alas Maras, Seluma.
Korban pun disetubuhi di salah salah pondok warga di kebun sawit tersebut sebanyak dua kali yakni sekitar pukul 23.00 WIB Kamis malam dan pukul 02.00 WIB Jum’at dini hari.
Mendapat perlakuan yang tidak senonoh dari pelaku, akhirnya korban tidak sanggup lagi memendam perasaannya. Korbanpun menceritakannya kepada kakak serta keluarganya yang lainnya. Hingga akhirnya pihak keluarga berupaya menyelesaikannya secara kekeluargaan. Namun karena upaya damai tidak berhasil, akhirnya Minggu (3/8) malam sekitar pukul 22.00 WIB keluarga korban melaporkannya ke mapolsek Pino Raya. “Setelah menerima laporan, kamipun langsung bergerak dan pelaku berhasil kami bekuk dini hari tadi (kemarin red) pukul 00.30 WIB di rumah orang tua pelaku di Kota Manna,” ujar Thabroni.
Semantara Su membantah telah memperkosa korban. Namun dirinya mengakui telah berhubungan badan dengan korban karena dilakukan atas dasar suka sama suka. “Saya tidak memperkosanya, itu (persetubuhan red) kami lakukan atas dasar suka sama suka,” kilahnya. (369)