Anak Nelayan Raih Sarjana di Inggris

LULUS Yunita Purnama Sari saat berpose didepan Kampusnya usai mengikuti wisuda di Newcastel University Inggris, Jum’at (137) lalu
IST/Bengkulu Ekspress
LULUS: Yunita Purnama Sari saat berpose di depan kampusnya usai mengikuti wisuda di Newcastel University Inggris, Jum’at (13/7) lalu.

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Penantian dua orang tua warga Kaur terhadap anaknya yang dikuliahkan Pemkab Kaur berapa tahun lalu, akhirnya tercapai. Sebab mahasiswi asal Desa Linau Kecamatan Maje Kabupaten Kaur, yakni seorang anak nelayan tradisional serta anak penjahit pakaian di Kecamatan Tetap, akhirnya diwisuda dari Newcastel University Inggris.

Terhitung mulai Jumat (13/7) kemarin satu dari dua putra putri terbaik Kaur sudah menyandang gelar sarjana. Dia adalah Yunita Purnama Sari, putri pasangan Badarudin dan Samsilah, resmi menyandang gelar serjana dengan titel Bachelor Of Science (BSc). Yunita, putri kedua dari Nasaruddin ini menamatkan pendidikan di Faculty of Medical Science, jurusan BSc (Honours) Food and Human Nutrition with Placement.



“Alhamdulliah aku lulus kakak, dan kini sedang persiapan untuk balik ke Indonesia,” kata Yunita Purnama Sari saat dikonfirmasi Bengkulu Ekspress via masengger Facebook pribadinya kemarin, (15/7).

Wanita kelahiran Linau, 10 Juni 1994 itu mulai kuliah di Inggris sejak tahun 2014 bersama dengan Gendi Julian Saputra, pemuda anak penjahit pakaian asal Kecamatan Tetap. Gendi sendiri akan menerima gelar dari universitas yang sama pada hari ini (16/7). Keduanya dikuliahkan Pemkab Kaur melalui Program Bintang Jemput Bintang (BJB) angkatan pertama. Sebelum berhasil diberangkatkan ke Inggris, tentu mereka meski menyingkirkan ratusan peserta perwakilan dari sejumlah sekolah lainnya.  “Rencananya mau pulang ke Indonesia 9 Agustus 2018 nanti sekalian untuk mencari kerja di Indonesia,” terangnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikannya atas dukungan dari Pemkab Kaur. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besarnya dan warga Kaur yang mendukungnya dalam menimba ilmu selama berapa tahun di Inggris. “Ini semua berkat dukungan dari semua pihak yang tak bisa saya sebutkan satu persatu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kaur Three Marnope MTPd ketika dikonfirmasi membenarkan jika dua mahasiswa yang dikuliahkan Pemkab Kaur ke Newcastel University Inggris melalui program BJB telah selesai. Ia berharap keduanya dapat mengembangkan ilmunya ke Indonesia dan dapat memajukan Kabupaten Kaur khususnya.

“Ya dua mahasiswi yang kuliah di Inggris melalui program BJB itu kita sudah menerima informasinya jika telah selesai, dan nanti mereka akan pulang ke Indonesia untuk mencari kerja dan menerapkan ilmu yang diperolehnya selama ini, dan saya ucapkan selamat atas gelar sarjananya,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam program BJB yang digagas oleh zaman Bupati Hermen Malik ini sudah memasuki tahun ke tujuh Dimana sampai kini sudah ada 12 orang siswa terbaik Kaur yang sudah mendapat beasiswa gratis ke luar negeri yakni 1 Amerika, 2 di Inggris dan 9 orang di Jerman. Sedangkan untuk di dalam negeri, 20 orang yakni 7 orang UPI, 9 orang IPB, 3 UGM 1 orang UPN. (618)