Anak Bermain Korek, Rumah di Lebong Nyaris Ludes Terbakar


ERICK/BE
TUNJUKAN: Kapolsek Lebong Tengah, IPTU Panehan WS ketika menunjukan kerusakan rumah akibat amukan sijago merah.

LEBONG, bengkuluekspress.com – Sebuah peringatan bagi para orang tua, khususnya di Kabupaten Lebong, agar mengawasi aktivitas anak-anaknya saat di dalam rumah. Sebab kejadian yang dialami oleh keluarga Budi Utomo (37) dan Apritisanti (37) warga Kelurahan Embong Panjang Kecamatan Lebong Tengah hampir saja rumahnya ludes dilalap si jago merah, lantaran anaknya bermain korek api.
Data terhimpun, terbakarnya rumah bagian belakang dan setengah ruang tamu milik keluarga Budi Utomo terjadai, Selasa (10/11) sekitar pukul 14.00 WIB. Berawal anaknya Zaka (4,5) sedang asyik bermain korek api gas di bagian dapur rumah. Sementatra sang ibu berada di luar menjaga usaha foto copynya, sedangkan sang ayah sedang bekerja di luar rumah.

Pada saat itu, Zaka membakar kertas dibawah lemari yang terbuat dari kayu dan triplek yang mengakibatkan api membesar dan langsung membakar lemari dan hingga ke plafon rumah. Melihat api telah membesar, Zaka langsung berlari ke luar dan memberi tahukan kepada ibunya bahwa ada api di belakang rumah.
Sang ibu langsung berlari kebelakang dan melihat api sudah membesar dan menjalar di beberapa perabotan rumah dan sang ibu langsung berteriak meminta tolong. Mendengar teriakan, warga sekitar langsung memberikan bantuan memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Sementara itu lebih kurang 15 menit, 1 unit mobil Pemadam Bahaya Kebakaran milik Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Lebong tiba untuk membantu memadamkan api. Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa dan korban hanya mengalami kerugian material yang ditafsir mencapai Rp 10 juta.
Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur SIk melalui Kapolsek Lebong Tengah, IPTU Teguh Santosa SH ketika di temui di lokasi kejadian mengatakan, bahwa kejadian ini disebabkan anak yang bermain korek api gas dan membakar kertas di bawah lemari.
“Tanpa adanya pengawasan dari orang tua, sehingga rumah hampir saja hangus terbakar,” sampainya, Selasa (10/11).

Namun, lanjut Kapolsek, beruntung kekompakan warga sekitar yang mambantu memadamkan api. Dimana posisi rumah korban berada di kawasan padat penduduk. Dimana jika terlambat adanya pertolongan dari warga dan mobil pemadam kebakaran, maka dapat mengakibatkan api cepat membesar dan menjalar di rumah yang lain.
“Kondisi rumah berdempetan dengan rumah yang lain dan ini sangat berbahaya,” ucapnya.

Kapolsek mengimbau, kepada para orang tua untuk selalu menjaga anak-anaknya ketika bermain, jangan sampai lengah membiarkan anak saat bermain dengan hal-hal yang bisa membahayakan dirinya maupun orang lain.
“Ini sebuah peringatan bagi kita semua tanpa terkecuali, agar menjaga anak-anak ketika bermain,” imbaunya.(614)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*