Anak Bengkulu Kreatif dan Inovatif

Youtubers asal bengkulu (Bram Dermawan)

Mendulang Jutaan Rupiah dari Youtube

BANYAK masyarakat berlomba-lomba untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar mendapatkan penghasilan per bulan yang memadai. Padahal masih banyak pekerjaan lain lebih berpotensi menghasilkan uang melebihi sekedar gaji pegawai Negeri Sipil, salah satunya menjadi seorang Youtuber. Para youtuber Bengkulu sudah banyak yang merasakan hal itu. Baik yang berada di Bengkulu ataupun berada di perantauan.

Salah satu Youtuber Bengkulu, Phesi Ester Julikawati, mengaku dalam satu bulan mampu menghasilkan uang mulai dari Rp 7 juta hingga Rp 8 juta lebih hanya bermodalkan Youtube. Meski kerjanya hanya mengunggah (upload) video kreasinya sendiri, tetapi hampir setiap bulan, Ia rutin menerima pembayaran. “Pendapatan gaji dari Adsense (iklan Google) itu butuh perjuangan juga, tetapi perjuangan itu akhirnya berbuah manis,” kata Phesi saat dihubungi Bengkulu Ekspress, kemarin (18/10).



Setidaknya butuh perjuangan selama kurang lebih satu tahun baru dirinya bisa menghasilkan uang di Youtube. Pasalnya Phesi yang telah aktif menjadi Youtuber sejak akhir 2016 lalu, baru mulai menghasilkan pundi-pundi rupiah pada Oktober 2017. Hal ini tidak jauh berbeda dengan pelamar CPNS yang sudah berkali-kali mengikuti tes namun akhirnya gagal dan membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun juga untuk kembali mengikuti seleksi CPNS. Itupun jika pada tahun depannya Pemerintah membuka formasi lagi. “Intinya menjadi Youtuber itu sama seperti PNS, hanya saja perjuangannya yang berbeda,” tutur Phesi.

Selama kurang lebih 2 tahun ini, Ibu yang telah dikaruniai 2 orang anak ini mengaku telah memiliki sekitar 33 ribu subscribe (langganan) di chanel Youtubenya, Phesi Esterju. Hampir setiap minggu dirinya mengupload video terbaru terkait kuliner-kuliner nusantara. Kegiatan ini sama sekali tidak mengganggu aktivitasnya sebagai seorang ibu, bahkan pekerjaan yang dilakukannya lebih mudah daripada PNS yang notabene harus bekerja sejak pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. “Kalau kerja jadi Youtuber itu tidak sulit, cukup rutin Upload Video seminggu satu kali, maka kita tinggal menunggu penghasilan cair setiap bulannya,” tutupnya.

Selain Phesi, ada juga Rahmat Hidayat Harahap atau akrab disapa Mad Kucil, pemuda asal Bengkulu ini merantau ke Jakarta pada 2009 lalu dan mendirikan chanel Youtube dengan nama Kumit Project. Ia merupakan Youtuber sekaligus selebgram dengan konten komedi dengan Subscribe mencapai 296 ribu. Penghasilannya dalam sebulan mencapai kurang lebih Rp 150 juta. Jumlah penghasilan tersebut lebih tinggi daripada gaji seorang PNS di Instansi Pemerintahan yang rata-rata mulai Rp 2.5 juta hingga Rp 6 juta.

Kemudian ada juga, Bram Dermawan, Youtuber asal Bengkulu ini telah memiliki 934 ribu subscriber dichanelnya. Ia rutin mengupload video-video prank di kanal youtube miliknya. Selain aktif di YouTube, Bram juga aktif membuat konten di instagram. Berdasarkan data dari Socialblade, chanel Youtube yang dimiliki Bram mampu menghasilkan pendapatan mencapai Rp 78 juta hingga Rp 400 juta dalam sebulan. “Intinya kita rutin aja buat Video mas, dan jangan berpikir dapat penghasilan, biarkan semuanya mengalir,” kata Bram.

Tidak hanya Phesi, Mad Kucil, dan Bram Dermawan. Pemuda asal Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Angga Chandra juga berhasil sukses menggeluti pekerjaan sebagai seorang Youtuber. Dengan hanya mengupload video tentang musik dan mengcover lagu, dirinya berhasil mendapatkan subscriber mencapai 51 ribu. Bahkan penghasilannya berdasarkan data Socialblade mencapai Rp 8-10 Juta perbulan. Beberapa orang tersebut bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat Bengkulu khusunya bagi pelamar CPNS.(999)