Amankan Motor Diduga Bodong

AMANKAN: Motor Yamaha Vixion yang diduga bodong saat diamankan anggota Sat Sabhara Polres Kaur di beberapa Warnet wilayah Kaur Selatan, Selasa (3/3).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Anggota Sat Sabhara Polres Kaur kembali melakukan Patroli di sejumlah titik. Kali ini sejumlah warnet dan play station yang digunakan sejumlah pelajar untuk nongkrong bermain game dan juga game online.

Hasilnya polisi selaian menemukan anak anak bermain dijam belajar juga mendapati ada kendaraan yang dokumennya tidak jelas.“Ada dua tempat yang kita datangi yakni warnet didekat lapangan merdeka dan play station di Desa Jembatan, kita menemukan ranmor yang tak ada BPKBnya,” kata Kapolres Kaur AKBP Puji Prayitno S IK melalui Kasat Sabhara Iptu Donald Sianturi selasa(3/3).

Dikatakan Kasat, operasi sendiri digelar sejak Selasa (3/3, dimana dilakukan di beberapa lokasi. Hari pertama saat pihaknya mendatangi dua lokasi pihaknya menemukan kendaraan bermotor Yamaha Vixion Nopol BE 4497 BR yang dipakai oleh Biro Andika (18) pelajar klas XII SMKN 5 Kaur.

Berada di salah satu tempat itu mengendarai kendaraan tersebut.“Dari keterangan yang bersangkutan bahwa motor miliknya tidak membawa STNK, dan motor itu dibeli dengan surat setengah tanpa ada BPKB,” ujar Kasat.

Lanjutnya, setelah mendapat informasi itu kemarin membawa kendaran ke Polres Kaur termasuk siswa yang bersangkutan untk dimintai keterangan. Sementara pihak keluarga juga diinformasikan agar mengantarkan STNK dan BPKB nya ke polres Kaur.

Sayangnya keluarga nya hanya dapat menunjukan surat STNK dan tidak dapat menunjukan BPKB. Kemarin Sabhara langsung menyerahkan kendaran itu ke piket Sat Reskrim untuk dilakukan pengembangan terhadap legalitas kepemilikan dan asal usul kendaraan tersebut.

“Kita imbau kepada masyarakat yang berniat membali motor untuk lebih hati- hati jangan sampai membeli kendaraan yang legalitas tidka jelas dan dokumen surat menyuratnya tak lengkap,” ujarnya.

Ditambahkannya, razia ini akan terus dilakukan, selain melakukan pengecekan kendaraan. Juga pihaknya juga akan merazia sejumlah pelajar yang sengaja tidak sekolah atau membolos dijam belajar.

Siswa yang kedapatan berada di tempat umum disaat jam sekolah selain kendaraannya diperiksa juga akan diamankan dian diserahkan kepada pihak sekolah.

“Kita akan terus melakukan kegiatan serupa untuk memberikan efek jera kepada siswa yang bolos dan melakukan pengecekan kendaraan yang tidak lengkap,” jelasnya.(618)