Alya Rohali Gugup ke Lokasi Syuting

SETELAH bertahun-tahun menggeluti entertainment, Alya Rohali akhirnya main film. Bersama Fedi Nuril dan Shandy Aulia, Puteri Indonesia 1996 itu membintangi Moga Bunda Disayang Allah besutan Jose Purnomo.

Baru kali pertama, Alya tidak bisa menutupi rasa gugupnya saat berhadapan dengan skenario, lawan main, dan kru film yang akan dirilis awal bulan depan tersebut. Apalagi, belakangan dia jarang berhadapan dengan kamera.

”Sempat grogi, deg-degan, sudah lama nggak ke lokasi syuting, nggak berhadapan dengan pemain-pemain, nggak akting. Saya grogi banget,” kata Alya seperti yang dilansir INDOPOS (JPNN Group), Selasa (16/7).

Perempuan kelahiran Jakarta, 1 Desember 1976 itu mendapat peran sebagai ibu dari seorang anak yang bisu, tuli, dan buta akibat kecelakaan. Peran yang dirasa Alya cukup berat.

”Berat memerankan seorang ibu yang mempunyai anak yang buta. Memperlihatkan emosinya itu, tidak boleh terlalu sedih, tidak boleh terlalu kuat juga,” tutur ibu dari Namira Adjani Ramadina, Diarra Anissa Radini, dan Savannah Nadja Rachbini itu. (ash)