Alur Sungai Air Ndelengau Dikeruk

IST/Bengkulu Ekspress
TINJAU: Plt Bupati Bengkulu Selatan saat melakukan peninjauan pengerukan alur irigasi di Desa Ganjuh, Pino, Rabu (9/1).

PINO, Bengkulu Ekspress– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bengkulu Selatan (BS), Ir Silusteru MM menepati janjinya untuk mengeruk alur sungai Air Ndengelau, paska saluran irigasi tidak dimasuki air lagi. Pengerukan mulai dilakukan, Rabu (9/1). “ Pengerukan ini kami lakukan agar sawah petani di Desa Ganjuh bisa digarap,” katanya.

Silus mengatakan, sebelumnya saluran irigasi di desa tersebut untuk mengairi sawah seluas 600 hektar tidak berfungsi. Pasalnya meskipun baru selesai dibangun, namun saluran air sungai Ndelengau pindah menjauhi saluran irigasi. Akibatnya pintu irigasi tertutup material batu dan pasir pada akhir tahun 2018 lalu. Mengingat saat ini, petani setempat mulai mengolah sawahnya, sehingga pihaknya langsung menurunkan alat berat mengeruk material.



“ Muda-mudahan 1 hingga 2 bulan ke depan pengerukan material selesai dan air sungai kembali masuk ke saluran irigasi untuk mengairi sawah petani setempat,” ujarnya.

Pelaksana tugas (plt) Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi SE MM yang ikut memantau pengerukan perdana tersebut, berharap petugas dapat bekerja maksimal. Sehingga pengerukan alur cepat selesai, agar sawah petani bisa digarap kembali. “ Kita berharap pengerukan ini segera selesai, agar sawah petani tidak lama terbengkalai,” ujarnya.

Sebab, sambung Gusnan, sawah di Desa Ganjuh ini juga merupakan lumbung padi di Bengkulu Selatan. Jika sawah tersebut tidak bisa diharap, maka produksi padi di Bengkulu Selatan dipastikan menurun. Hal itu akan menyebabkan petani dan juga warga Bengkulu Selatan kekurangan sumber pangan pokok. “ Semoga semua sawah petani di BS tahun 2019 ini tidak ada yang terbengkalai, agar Bengkulu Selatan selalu berswasembada beras,” harap Gusnan. (369)