Alumni Bantu Pembangunan SMANLI dan SMPN 2

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Seorang alumni yang pernah bersekolah di SMPN 2 dan SMAN 5 Kota Bengkulu, membantu pembangunan sekolah tempatnya pernah menempuh pendidikan itu. Yakni, Maya Miranda Ambarsari, SH MIB, yang kini telah menjadi pengusaha sukses di Jakarta. Dia menjadi donatur pembangunan masjid SMAN 5 dengan memberikan bantuan Rp 300 juta dan menyumbang dana untuk pembangunan pagar SMPN 2. Bantuan itu diserahkan langsung Maya Miranda secara simbolis pada acara Cendana Fair ke XVII dan Pentas Seni SMPN 2, kemarin (23/1).

Menurut Miranda, “Hidup tidak selamanya masalah uang dan uang, tetapi berbagi dengan masyarakat dan bangsa. Ibarat makan ada pemasukan ada juga pengeluaran. Ini kegiatan sosial dan amal jariyah, bagaimana berbagi dengan masyarajat, membangun sosial keagamaan dan berguna di masyarakat.”
Dengan upaya sosial tersebut, Maya berharap apa yang dilakukan akan memberikan manfaat bagi SMAN 5 Kota Bengkulu, pembangunan masjid sebagai sarana keluarga kami untuk terus bersilahturahmi di Bengkulu.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan Cendana Fair, yang dilaksanakan pelajar SMANLI. Terlebih Cendana Fair sudah menjadi agenda tahunan untuk mengembangkan bakat dan potensi pelajar, mencerdaskan anak bangsa dan mengurangi kenakalan remaja.

Sebagai warga putra daerah Bengkulu, Miranda menginginkan para pelajar Bengkulu punya cita-cita yang tinggi, dan tidak kawatir dalam menghadapi dunia, dengan tetap fokus menjadi yang terbaik dan bekerja keras, pintar maka tidak ada yang tidak mungkin.

Pengusaha sukses asal Bengkulu inipun siap menampung pelajar Bengkulu yang ingin bergabung di rumah Belajar Miranda yang ia buka.
Kepala SMAN 5 Kota Bengkulu Bermansyah menuturkan, kegiatan Cendana Fair ke- XVII berlangsung selama sebulan. Diisi dengan berbagai kegiatan dari tingkat Provinsi Bengkulu, se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan tingkat nasional.

“Saya berterima kasih kepada semua yang telah membantu menyiapkan kegiatan rutin kita setiap tahun ini, saya harap kegiatan ini dapat memberi sumbangsih yang positif bagi anak-anak sekolah dari tingkat kota, provinsi, bahkan nasional,”.
Pantauan BE dilokasi, Pembukaan Cendana Fair dibuka oleh Wakil Wali kota Bengkulu yang juga Wakil Ketua Komite SMAN 5 Kota Bengkulu Dedy Wahyudi. Acara pembukaannya ditandai pemukulan alat musik dol bersama para undangan. Rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan masjid Khalifah dan suguhan hiburan persembahan para pelajar SMAN 5.

//Sumbang Bangun Pagar SMPN 2

Pada saat acara Pensi SMPN 2 Kota Bengkulu, Maya Miranda selaku alumni SMPN2, juga menyempatkan hadir. Pada acara pentas seni ini dilakukan penyerahan aset renovasi pembangunan pagar SMPN 2 Kota Bengkulu. Anggaran pembangunanannya dari ikatan alumni SMPN 2, Maya Miranda.
Pada kesempatan itu, Maya Miranda terharu dan meneteskan air mata. Dia bersyukur bisa kembali ke sekolah yang sudah 30 tahun ditinggalkannya. Dia pun masih bisa bertemu dengan para guru tercinta.
“Dari SMP kelas satu saya diajarkan. Saya punya kebanggaan di sekolah, jangan lupakan dimana kalian belajar,” pesannya pada pelajar SMPN 2 seraya mengusap air mata.
Ia juga berpesan pada seluruh siswa dan undangan yang hadir untuk tetap menjadi orang yang amanah tablik dan fathonah sebagai syarat sukses. Selain itu,jadilah pemimpin yang selalu ingat dengan tanah kelahiran yang membesarkan tanpa membedakan strata.

“Sekolah lingkungan pertama tempat kita menghabiskan waktu, hormati guru yang mengsuport kita menjadi orang sukses,” tutupnya.

Pensi SMPN 2 tahun pelajaran 2018/2019 siswa kelas IX, kemarin (23/1), dibuka Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bengkulu Marjon MPd ini. Kegiatan ini ajang pengambilan nilai ujian praktek mata pelajaran seni dan budaya bagi siswa kelas 9. Kegiatan ini bertujuan membangun kreatifitas anak bangsa terutama siswa/ siswi.
Kepala SMPN 2 Kota Bengkulu Susnaini Juita SE MPd menuturkan, kegiatan pentas seni menyalurkan bakat dan kreatifitas dalam bidang seni. Sekaligus untuk mewujudkan seni budaya lokal karena saat ini sudah banyak sekali budaya asing yang masuk ke tanah air.
”Pagelaran seni dan budaya ini syarat dalam mengambil nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) nantinya,” katanya.
Pentas seni ini telah mendapat dukungan orang tua sehingga berjalan dengan lancar. Dengan mengangkat tema ” Dengan Seni Kita Kembangkan Kreatifitas Siswa Siswi Dalam Mengeksplorasi Kearifan Budaya Bangsa.” Pentas seni ini menampilkan drama, teater, modern dance, tari tradisional, stand up comedy, musik perkusi dan atraksi dol. Pentas seni diikuti ratusan siswa yang dibagi dalam beberapa tim. Pentas seni merupakan hasil karya siswa, cerita tari, sinopsis. Sebelum pagelaran ini mereka sangat disibukkan dengan latihan. (247)