Alsintan Dibiarkan Terbengkalai

Bakti/Bengkulu EkspressTERBENGKALAI : Belasan Alsintan di halaman belakang kantor Dinas Pertanian Kabupaten Benteng tampak terbengkalai, kemarin (18/6).

KARANG TINGGI, Bengkulu Ekspress– Belasan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang ada di halaman belakang kantor Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) kondisinya tampak memperihatinkan. Alsintan bantuan dari Pemerintah Pusat tahun anggaran 2018 tersebut seolah dibiarkan terbengkalai.



Pantauan Bengkulu Ekspress, alsintan itu terkena langsung sinar matahari dan hujan saat musim penghujan. Selain itu, alsintan juga tampak dipenuhi rumput liar yang telah merambat dan menutupi Alsintan yang terparkir. Diantaranya, traktor roda empat, mesin pompa air, hand traktor dan mesin perontok padi. Salah seorang petani sawah, Dedi, warga Desa Taba Teret, Kecamatan Taba Penanjung menyayangkan apa yang terjadi.

Menurut Dedi, alsintan yang berada di Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Benteng harusnya dirawat dan dipelihara dengan baik. “Khusus alsintan yang belum dibagikan, itu merupakan tanggung jawab Distan Benteng,” kata Dedi.

Jika dibiarkan terbengkalai, kata Dedi, dikhawatirkan aset senilai ratusan juta rupiah tersebut akan mengalami kerusakan dan menjadi sia-sia. “Daripada rusak dimakan usia, akan lebih bermanfaat jika dibagikan kepada petani. Sekalipun mengalami kerusakan, setidaknya sudah memberikan konstribusi bagi petani untuk meningkatkan hasil pertanian,” tambah Dedi.

Sementara itu, Kasi Pupuk, Pestisida, Alat dan Mesin Pertanian (Aslintan) Distan Kabupaten Benteng, Pitolan SE menegaskan bahwa alsitan yang berada di halaman belakang kantor Distan Benteng itu tak bisa dibagikan kepada masyarakat.

Sebab, alsintan berukuran besar tersebut hanya bisa dipinjampakaikan kepada petani yang mengajukan usulan.
“Alsintan ini standby di Distan Benteng. Bagi petani yang ingin merasakan manfaatnya, boleh dipinjamkan,” tegas Pitolan.

Disinggung mengenai sarana dan prasana pendukung penyimpanan alsintan, Pitolan mengakui bahwa Distan Benteng belum dilengkapi fasilitas yang memadai. Karena itulah, dengan terpaksa Alsitan dibiarkan terparkir di halaman secara terbuka tanpa pelindung.

“Beberapa waktu lalu, Bagian Perencanaan Distan Benteng sudah mengajukan usulan anggaran untuk pembangunan tempat parkir Alsintan. Sayangnya, usulan tersebut kandas di DPRD Kabupaten Benteng. Usulan akan kami sampaikan lagi pada pembahasan APBD-Perubahan tahun 2019,” demikian Pitolan.(135)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*