Alokasi Pupuk Subsidi di Bengkulu Utara Menurun

APRIZAL/BE
Tahun 2021 ini alokasi pupuk bersubsidi di Kabupaten Bengkulu Utara mengalami penurunan.

ARGA MAKMUR,bengkuluekspress.com – Alokasi pupuk bersubsidi untuk Kabupaten Bengkulu Utara (BU) pada 2021 ini mengalami penurunan drastis. Sehingga hanya 20 persen kebutuhan pupuk di daerah tersebut terpenuhi. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten BU, Kuasa Barus saat dikonfirmasi BE, Jumat (19/2).
“Secara umum hanya 20 persen dari kebutuhan untuk kelompok tani yang ada,” kata Kuasa Barus.

Kuasa Barus mengungkapkan, bahwa berdasarakan usulan dari melalui kelompok tani mengalokasikan kebutuhan pupuk subsidi dengan pendampingan penyuluh dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) cukup banyak. Misalanya untuk pupuk urea sebanayk 50,11 persen, ZA 22,06 persen, SP36 29,01 persen, MPK 45,11 persen dan organik 7,27 persen. Namun penurunan alokasi pupuk dari Kemeneterian Pertanian (Kementan) mengalami penurunan, sehingga ini berdampak dengan usulan yang telah ajukan.
“Lantaran secara sistem dari Kementan terdapat penurunan taksiran kebutuhan pupuk dalam satu hektare sawah, mau tidak mau ya kita harus menerima,”ungkapnya.

Lebih lanjut, Kuasa Barus juga menyampaikan, bahwa memang penurunan yang dilakukan Kementan ini, bertujuan agar para petani yang ada secara bertahap untuk dapat menggunakan pupuk non subsidi.
“Penurunan ini sengaja dilakukan, tujuannya agar para petani dapat secara bertahap menggunakan pupuk non subsidi,” tukasnya.(127)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*