Alkes Senilai Rp 3 M Nyangkut di Bea Cukai Jakarta

BENGKULU, BE – Alat kesehatan (Alkes) pengadaan untuk RSUD M Yunus, Patologi Anatomi, terancam batal diadakan.   Karena Alkes tersebut saat ini nyangkut di Bea Cukai, Jakarta.  Alkes senilai Rp 3 miliar tersebut seharusnya tahun ini sudah bisa digunakan untuk pasien RSUD M Yunus. “Alat itu nyangkut di Bea Cukai, hanya satu paket, senilai Rp 3 miliar,” kata Direktur Umum RSUD M Yunus dr Yusdi Zahrias Tazar, membenarkan.

Ia mengatakan, meski nyangkut ia mengatakan kerugian menjadi tanggung jawab rekanan.   “Ya tidak saya bayar, kalau barangnya tidak ada, menjadi tanggung jawab rekanan,” tegasnya.

Alkes Patologi Anatomi sendiri merupakan  spesialisasi medis yang berurusan dengan diagnosis penyakit berdasarkan pada pemeriksaan kasar, mikroskopik, dan molekuler atas organ, jaringan, dan sel. Di banyak negeri, dokter yang berpraktik patologi dilatih dalam patologi anatomi dan patologi klinik, diagnosis penyakit melalui analisis laboratorium pada cairan tubuh. Alkes tersebut dianggarkan melalui APBD 2012.

Di sisi lain, saat Komisi IV akan melakukan kroscek Alkes pengadaan  2012, batal karena Alkes-Alkes tersebut masih dismpan dalam gudang.  “Kita hanya ingin tahu, apakah alat-alat itu sesuai dengan dokter apa tidak,” ujarnya. (100)