Aliran Listrik, Terancam Putus

IST/Bengkulu EkspressNYARIS ROBOH : Tiang listrik di Desa Tanjung Raman, Kecamatan Taba Penanjung nyaris roboh akibat dihantam tumpukan sampah yang terbawa arus sungai Air Gambir, Jumat (18/4) lalu.

TABA PENANJUNG, Bengkulu Ekspress – Warga Desa Tanjung Raman, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) terancam tak mendapat aliran listrik. Pasalnya, tiang listrik satu-satunya merupakan jalur menuju Desa Tanjung Raman dalam kondisi membahayakan dan terancam roboh. “Jika roboh, aliran listrik ke Desa Tanjung Raman tentu saja akan terganggu,” kata salah seorang guru bantu daerah (GBD) SMP Desa Tanjung Raman, Sebenar Hati SPd, kemarin (21/4). Lebih lanjut, Sebenar Hati mengungkapkan, saat ini tiang listrik yang berada di dekat jembatan sungai Air Gambir sudah dalam kondisi miring. Hal ini terjadi sesaat setelah banjir bandang pada aliran sungai meluap dan membawa tumpukan sampah dari hulu sungai.

“Nampaknya, sebentar lagi tiang listrik akan roboh. Apalagi tiang jembatan kembali dihantam tumpukan sampah. Saya harap, PLN segera bertindak,” pinta Sebenar Hati.

Dikatakan Sebenar Hati, luapan air sungai yang membawa sampah seolah sudah menjadi langganan. Hal ini menyulitkan akses lalu lintas warga Tanjung Raman saat keluar dan masuk desa. “Pasca hujan deras, jembatan di Desa Tanjung Raman selalu saja mengalami kerusakan seperti yang terjadi pada Jumat (18/4). Seluruh papan pada lantai jembatan rusak terseret arus.



Untuk bisa melintas, warga terpaksa menggunakan sebuah papan agar kendaraan roda dua bisa melewati jembatan,” terangnya. Sebenar Hati mengungkapkan, akses jalan dan jembatan menuju Desa Tanjung Raman seolah luput dari perhatian. “Sampai saat ini, jalan dan jembatan dalam kondisi yang memprihatinkan. Kondisi seperti ini sudah dikeluhkan warga sejak lama,” bebernya.(135)