Alat Berat Rusak, Evakuasi Longsor Tertunda

Longsor topos lebong
BELUM DIEVAKUASI : Material longsor di Desa Tik Sirong masih belum bisa dievakuasi, karena alat berat milik Dinas PUPRP mengalami pecah ban. Tampak warga bergotong royong mengevakuasi material longsor dengan alat seadanya.

Mei 9, 2017 @ 12:00

TOPOS,Bengkulu Ekspress – Beberapa titik tanah longsor yang melanda wilayah Kabupaten Lebong, khususnya jalur lintas Curup-Lebong sudah bisa dilewati. Namun terdapat satu titik longsor, yakni di Desa Ajai Siang Kecamatan Topos masih terkendala proses evakuasi, hingga sore kemarin (8/5/2017). Jalan tersebut

hanya bisa dilewati kendaraan roda dua  saja. Pasalnya, proses evakuasi terkendala alat berat  yang digunakan mengalami kerusakan pecah ban  dan tidak bisa beroperasi (mangkrak).

Kapolsek Rimbo Pegadang, Ipda Sriyanto mengungkapkan, longsor di Ajai Siang Kecamatan Topos masih belum bisa dilewati. karena alat berat yang digunakan untuk melakukan proses evakuasi material longsor yang menumpuk di badan jalan mengalami kerusakan pecah ban.

“Untuk longsor di seluruh titik Desa Air Dingin hingga Kecamatan Lebong Selatan sudah lancar,” kata Sriyanto.

Dijelaskan Kapolsek, material longsor yang menumpuk dan belum bisa dilewati kendaraan roda empat  itu   merupakan jalan desa Aji Siang menuju Desa Tik Sirong. Alat berat berupa loder dari DPUPRP Kabupaten Lebong tersebut masih standby di lokasi, namun dalam kondisi pecah ban dan tidak bisa melanjutkan proses evakuasi.

“Kita sudah koordinasi Kades dan Camat setempat untuk menyampaikan ke pihak terkait agar masalah secepatnya ditindaklanjuti. Karena  tumpukan material longsor juga selain mengancam pengguna jalan, juga hanya bisa dilewati kendaraan roda dua,” demikian Kapolsek.(777)