Alamat dan NISN Siswa Ganda

RIO-PPDB SEKOLAH (1)
RIO/Bengkulu Ekspress
PPDB:Para calon siswa melakukan mendatangi langsung lokasi sekolah untuk mendaftar Peserta Didik Baru (PPDB) SMKN 3 Kota Bengkulu, Selasa (3/7).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress- Hari kedua pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2018/2019 untuk jenjang SMP hinggga SMA sistem online sudah berjalan lancar setelah sehari sebelumnya sempat eror. Dalam proses verifikasi sejumlah sekolah menemukan alamat siswa ganda hingga ditemukan perbedaan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) peserta didik yang tertera.

Pantauan Bengkulu Ekspress di SMPN 2 Kota Bengkulu, SMAN 2 dan SMAN 5 Kota Bengkulu penerimaan PPDB di sekolah ini cukup legang dibanding sehari sebelumnya. Beberapa loket penerimaan peserta didik yang dibuka sekolah ini, hanya beberapa walimurid yang menghadap membawa berkas. Di loket lain juga terlihat tumpukan berkas didalam map.

Wakil Kepala Sekolah bidang kemahasiswaan, Apriyanti Weda Densi saat dikonfirmasi menuturkan setelah memberikan edukasi pada orang tua bahwa pendaftaran PPDB online bisa dilakukan dimanapun berada. Sehingga memberikan dampak positif terhadap sekolah, orang tua siswa pun tidak menyerbu ke sekolah lagi.  Pun masih ada satu dua orang orang tua yang masih bigung dengan IT ada yang datang ke sekolah.



“Kebigungan orang tua karena penentuan jarak zonasi, ada juga yang bigung bagaimana cara memantau via online, ” jelasnya.

Orang tua, kata Densi masih terbawa perasaan panik karena anaknya yang belum terdaftar, tingkat emosi pun cukup tinggi, bahkan ada orang tua yang mencak-mencak hingga mengancam jika anaknya tidak terdaftar dan masuk ke sekolah ini.  Setelah melalui pengertian, bahwa zona jarak bisa dipantau lewat internet, dan penentuan jarak zona sudah terinklud dalam sistem, dengan bantuan alat dan diarahkan ke Dinas Dikbud atau pihak Telkom.

” Ada orang tua yang mengancam merusak sekolah jika anaknya tidak masuk, orang tua yang bersangkutan merasa jarak antara rumah ke sekolah lebih dekat, ” katanya.

Masih dikatakan Densi, dari verifikasi berkas yang telah masuk melalui jalur online di sinkronisasikan ke data pokok pendidik (dapodik). Operator sekolah menemukan alamat ganda, misal ia tinggal di Merawan, namun yang keluar dalam alamat di PPDB online alamatnya tertera di jalan Beringin. Sedikitnya ada delapan berkas saat diverifikasi dengan alamat ganda tersebut.  “Banyak berkas yang tidak bisa diverifikasi karena alamat ganda, yang diketik di online tidak sama dengan alamat yang ada di dalam Kartu Keluarga (KK), sehingga berkas dikembalikan,” cetusnya.

Siswa yang diketahui memiliki alamat ganda tetap diberikan kesempatan mendaftar ulang, dengan catatan bersangkutan masih masuk dalam zona di SMPN 2 Kota Bengkulu. “Dari klarifikasi beberapa orang tua, ada yang diduga memalsukan data, ada juga dikarenakan tidak memperbaharui KK lama, kebanyakan alamat ganda ini menggunakan jasa internet, sehingga alamat yang tertera tanpa menghapus alamat si pendaftar sebelumnya, ” jelasnya.

Operator juga menemukan NISN siswa yang ganda, saat di cek NISN yang diijazah tidak sama dengan yang ada di Dapodik, dalam dapodik justru keluar nama orang lain dan dari daerah lain. Sehingga kita menghubungi calon peserta bersangkutan untuk mengubah NISN ke tingkat Sekolah Dasar.  “Persoalan seperti ini, temuan seperti ini bisa merugikan calon peserta didik, karena walau sudah mendaftar namun ia tidak terdaftar dalam sistem,” katanya.

Sedangkan NISN yang beda dengan yang tertera di dapodik juga ditemukan di SMAN 5 Kota Bengkulu, tidak terlalu banyak. Namun siswa bersangkutan diminta untuk melakukan perbaikan ke sekolah asal. “Ada satu siswa hingga 3 kali perbaikan ke sekolah awal, karena saat di cek NISN nya tidak sama dengan di ijazah, ada yang angkanya kurang lengkap, salah ketik, maka kita minta diperbaiki lagi, ” ungkap ketua panitia PPDB SMAN 5 Kota Bengkulu, Amril S.Pd.

Ditambahkanya, kesalahan penulisan NISN bisa merugikan siswa, selain tidak terdaftar dalam dapodik, siswa bersangkutan tidak bisa mendaftar online, karena sistem akan langsung menolaknya.  Diceritakan Amril, pelaksanaan PPDB dihari kedua sistem yang sebelumnya eror, dihari kedua sudah bisa di akses, wali murid pun sudah mendaftar online secara mandiri. “Dihari kedua sudah lancar, walau masih ada beberapa siswa yang protes karena tidak bisa mengakses portal, kami sarankan ke Dinas Dikbud provinsi Bengkulu, ” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Bengkulu, Dra. Rosmayetti MM saat dikonfirmasi belum mengetahui adanya temuan NISN ganda, NISN menjadi syarat mutlak dan langsung menyangkut identitas siswa. Jika memang ada NISN yang ganda, maka harus dicek dulu di sekolah, apakah ada kesalahan di sekolah saat penulisan NISN atau siswa bersangkutan salah memasukkan NISN.  “Perubahan NISN ini bisa terjadi jika anak bersangkutan dari luar provinsi Bengkulu,” katanya

Hari ini merupakan hari terakhir pengurusan rekomendasi prestasi akademik, non akademik serta jalur khusus dan pindah rayon jenjang SMP, sejumlah siswa harus sudah melakukan penyerahan piagam prestasi dan berkas ke sekolah. Jika tidak, maka siswa akan dinyatakan hangus, dan dipersilahkan berkompetisi dengan siswa lain dengan menggunakan zona kelurahan.

Ketua Panitia SMKN 3 Kota Bengkulu M. Teguh Saputra mengatakan beberapa jurusan sudah penuh. Namun masih memungkinkan menerima siswa baru dengan nilai yang lebih bagus. “Ini kita lakukan agar, siswa yang memiliki nilai Ujian Nasional lebih rendah tidak mendaftar kembali,” katanya.

Sekolah, kata Teguh, tetap akan melakukan seleksi PPDB sesuai aturan, dan pendaftaran tetap akan ditutup sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Provinsi Bengkulu. “Kan sudah dirangking, kalau siswa yang mau mendaftar nilai UN nya harus diatas itu, agar tidak ada pemubaziran saja, ” jelasnya. (247)