Akun Paslu Bisa Dilacak

Karo Multimedia Divisi Humas Mabespolri Brigjen Pol Rikwanto SH MHum, bersama Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum dan PJU Polda Bengkulu foto bersama usai acara sosialisasi multimedia yang berlangsung di gedung Adem, kemarin (20/2).
Karo Multimedia Divisi Humas Mabespolri Brigjen Pol Rikwanto SH MHum, bersama Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum dan PJU Polda Bengkulu foto bersama usai acara sosialisasi multimedia yang berlangsung di gedung Adem, kemarin (20/2).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Tim Multimedia Divisi Humas Mabes Polri, menggelar sosialisasi peran Biro Multimedia Divisi Humas Polri, dalam rangka menghadapi Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019 di wilayah hukum Polda Bengkulu. Kegiatan sosialisasi itu berlangsung di gedung Adem Mapolda Bengkulu, kemarin (20/2). Dihadiri langsung Kepala Biro Multimedia Divisi Humas Mabespolri Brigjen Pol Rikwanro SH MHum, Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum dan seluruh PJU Polda Bengkulu.

Kabiro Multimedia Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto mengungkapkan, tujuan sosialisasi itu bagaimana Mulrimedia Humas Polri bisa bijak menyikapi jika ada berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan atau hoax. Sebab sekarang ini berita di medisosial itu harus dewasa dengan artian setiap beritanya bisa dipertanggung jawabkan.

“Sesoerang membuat sesuatu yang tidak ada rerapi diadakan, seolah-olah melakukan kesalahan, itu bisa melanggar hukum. Apabila ditemukan di media sosial, kita cek dan ketemu orangnya ya kita proses secara hukum dan kita harus bijak menyikapi hal itu,” jelasnya Selasa (20/2).

Ditahun pesta demokrasi ini, kata dia, terkhusus untuk wilayah Kota Bengkulu melakukan pemilihan walikota dan wakil walikota. Di media sosial bisa saja terjadi bermacam berita hoax atau dukung mendukung hingga lari ke fitnah dan ujaran kebencian.

“Masyarakat juga harus bijak dalam bermedia sosial. Kalau dukung-mendukung itu positif menyampaikan visi misi dan menyampaikan program itu tidak masalah, tetapi kalau dukung-mendukung itu dengan cara menjelekkan tanpa fakta atau menyebarkan berita bohong itu ada sanksinya,” tambahnya.

Khusus untuk di media sosial ini, lanjut dia, masyarakat jangan coba-coba membuat akun palsu. Jangan senang menggunakan akun palsu dan beranggapan tidak meninggalkan jejak dan tidak bisa dilacak dan diketahui. Sejauh ini tim Cyber Troops seluruh jajaran Polda se-Indoneisa terus melakukan patroli didunia maya tersebut.
“Prinsipnya didunia maya itu pasti meninggalkan jejak. Musim Pilkada ini masyarakat jangan beranggapan menggunakan akun palsu itu bisa menghilang begitu saja. Siapapun yang membuat aku palsu didunia maya dan yang sering menyebar berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan pasti meninggalkan jejak dan kita cari dan pasti dapat,” jelasnya.

Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Drs Coki Manurung SH MHum juga mengungkapkan, selain dari tim Cyber Troops melakukan patroli, khusus untuk pilkada di Kota Bengkulu ini, beberapa waktu lalu masing-masing calon walikota dan wakil walikota juga sudah melakukan deklarasi agar tidak membuat suasana tidak kondusif.

“Cyber Troops Polda Bengkulu sekarang ini terus memantau semua akun di media sosial. Jika terdapat akun yang mengarah atau menjurus ke pribadi dengan sifat menyebar hoax, ujaran kebencian dan fitnah, maka akan kita tindak kerana pidananya, untuk sekarang ini belum ada kita temukan hal itu. yang jelas kita terus pantau semua Medsos,” tutup Kapolda. (529)