Akses ke Bengko Lewat Jalan Alternatif

IST/Bengkulu EkspressTim dari BPBD dan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu dan Rejang Lebong saat meninjau lokasi jalan longsor dan jembatan hanyut di Kecamatan Sindang Kelingi Jumat (15/3) kemarin.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Pasca longsor yang memakan badan jalan di Desa Kayu Manis Kecamatan Sindang Kelingi. Saat ini jalan menuju ke Bengko atau Kecamatan Sindang Dataran dari Kecamatan Sindang Kelingi harus menggunakan jalan alternatif.

Hal tersebut, karena menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong, jalan yang sebelumnya longsor tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Sehingga harus melalui jalan alternatif.
“Untuk ke Bengko tidak masalah, karena bisa melalui jalan alternatif,” sampai Basuki saat dikonfirmasi Jumat (15/3) sore.

Menurut Basuki, jalan alternatif yang digunakan untuk menuju kawasan Bengko tersebut memiliki panjang 3 KM dari Kelurahan Beringin Tiga tembus ke Desa Kayu Manis, dengan kondisi jalan yang masih jalan pengerasan. Hanya saja menurut Basuki, dibeberapa titik yang mengalami kerusakan sudah diperbaiki warga dengan bergotong royong.

Sementara itu, untuk perbaikan jalan yang longsor sendiri, menurut Basuki Jumat kemarin tim dari BPBD dan Dinas PUPR Provinsi Bengkulu bersama tim dari BPBD dan Dinas PUPR Kabupaten Rejang Lebong telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Hanya saja untuk proses perbaikannya sendiri, menurut Basuki akan dibahas ditingkat Provinsi Bengkulu terlebih dahulu, karena memang kewenangan jalan yang longsor tersebut ada di Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Kalau untuk pelapis tebing di Cahaya Negeri itu adalah jalan negara, sehingga kewenangannya ada di Balai Jalan, kita juga belum tahu langkah yang akan dilakukan karena kita sifatnya hanya melaporkan saja,” paparnya.

Disisi lain, untuk jembatan gantung yang hanyut di Desa Pelalo Kecamatan Sindang Kelingi, menurut Basuki Jumat kemarin sudah mulai dilakukan perbaikan menggunakan bambu, perbaikan dilakukan dengan scara gotong royong oleh warga. Sedangkan untuk perbaikan secara permanen, menurut Basuki rencananya akan dilakukan dengan menggunakan dana desa dua desa yaitu Desa Pelalo dan Desa Belitar Muka. Karena memang jembatan gantung tersebut menghubungkan kedua desa.

“Untuk jembatan gantung yang hanyut, kemarin warga sudah gotong royong, dan kedepannya akan dilakukan pembangunan menggunakan dana desa secara bersama-sama antara Desa Pelalo dan Desa Belitar Muka,” demikian Basuki.

Untuk diketahui, hujan deras yang melanda Kabupaten Rejang Lebong pada Rabu (13/3) sore hingga malam menyebabkan longsor didua titik di Kecamatan Sindang Kelingi yaitu di Desa Kayu Manis dan Cahaya Negeri, bahkan akibat longsor tersebut jalan menujur Bengkulu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat karena longsor memakan bahu jalan.

Selain longsor jembatan gantung di Desa Pelapo juga hanyut karena sungai yang mengalir dibawahnya meluap dengan ketinggian hingga 1 meter diatas permukaan jembatan. (251)