Akhirnya Dewan Pilih Herman Sunarya

KOTA MANNA, BE – Prediksi Harian Bengkulu Ekspress sebelumnya bahwa Herman Sunarya merupakan kandidat kuat Sekretaris DPRD BS yang akan dipilih anggota DPRD, ternyata terbukti.
Karena berdasarkan hasil pemungutan suara atau voting yang dilakukan anggota DPRD, kemarin, terhadap 3 nama calon sekwan (Herman Sunarya, Ahmad Saputro, dan Iksan W Wajis) yang diajukan Bupati BS H Reskan Effendi SE, ternyata Herman Sunarya mendapatkan suara terbanyak.
Dari informasi yang dihimpun BE, meskipun sebelumnya menolak 3 nama yang diajukan itu, akhirnya DPRD menggelar rapat karena mereka ingin mengakhiri polemik siapa yang pantas menduduki jabatan sekwan tersebut. Karena masing-masing dewan mempunyai pendapat mengenai sosok yang ingin dipercaya sebagai sekwan, selama sekitar 3 jam rapat tidak ada juga titik temu. Untuk menengahi itu akhirnya diputuskan diambil suara terbanyak atau voting.
Meskipun anggota DPRD BS yang hadir hanya 20 orang, namun voting bisa dilakukan mengingat sudah quorum. Dari 20 anggota DPRD itu, 15 memilih Herman Sunarya, 1 memilih Iksan Wajis, dan Ahmad Saputro kosong. Sementara 4 suara batal.
Ketua DPRD BS Susman Hadi SP MM ketika ditemui usai rapat mengungkapkan, digelarnya voting itu karena musyawarah mufakat tidak membuahkan hasil. Akhirnya, selaku pimpinan rapat ia memutuskan supaya dilakukan voting, supaya tidak ada keputusan sepihak. “Karena musyawarah mufakat tidak berhasil, maka kita putuskan dilakukan voting. Hasilnya rekan-rekan dewan banyak memilih Herman Sunarya,” terang Ketua DPD Golkar BS tersebut.
Menurutnya sebelumnya memang dirinya terlebih dahulu menawarkan kepada anggota DPRD yang hadir untuk mengambil sikap, apakah menerima 3 calon yang diusulkan Bupati BS beberapa waktu lalu, atau menolaknya sehingga meminta agar Bupati BS kembali mengajukan 3 nama calon sekwan lainnya. Ternyata sebagian besar anggota menerima 3 calon tersebut.
Terkait dengan telah adanya keputusan tentang calon sekwan yang disetujui oleh DPRD BS itu, maka pihaknya akan segera menyampaikan hasil keputusan itu ke Bupati BS agar segera melakukan mutasi sekwan dan melakukan revisi terhadap SK mutasi 3 September lalu.
Di samping itu, Susman mengatakan, kalau sikap yang diambil tersebut merupakan pilihan berat. Namun demi pembangunan BS dan tidak ingin disebut sebagai penghambat pembangunan, akhirnya mereka memutuskan memilih salah satu dari 3 calon yang diusulkan bupati tersebut. “Ini adalah keputusan berat bagi kami, namun di satu sisi kami tidak mau dicap sebagai penghambat pembangunan di BS ini. Dan kami minta agar kedepannya Bupati BS menaati peraturan dalam melakukan mutasi, sehingga kesalahan yang lalu tidak terulang lagi,” harapnya.
Senada dengan Susman, H Mudin A Gumay salah seorang dewan yang hadir kemarin mengatakan, dengan diambilnya sikap tersebut, bukan berarti pihaknya setuju kepada Bupati BS melangggar peraturan yang ada, namun DPRD melakukan itu karena tidak mau disebut sebagai penghambat proses pembangunan.
Terpisah, Sekkab BS Drs H Z Abidin Merahli mengatakan kalau pihaknya sedang menunggu hasil keputusan pimpinan DPRD. Jika DPRD sudah menyampaikan hasil keputusan itu ke Pemkab BS, maka Pemkab akan segera memproses mutasi sekwan tersebut.
“Kami masih menunggu hasil keputusan dewan, kalau mereka sudah menyetujui 3 nama yang diajukan bupati itu, maka kami akan segera memprosesnya. Semakin cepat disampaikan kepada kami, semakin cepat kami memproses mutasi sekwan tersebut,” terangnya.(369)