Ajak Masyarakat Cegah HIV/AIDS

Sindy/BE
FOTO: Gilang Apriansyah (20) Indah Kurnia Ningsih (19) Duta HIV/Aids Bengkulu

Duta HIV/AIDS Bengkulu
BENGKULU,bengkuluekspress.com – Duta HIV/Aids Bengkulu mengajak masyarakat untuk aktif mencegah penularan HIV/Aids. Hingga saat ini penderita HIV/Aids diduga terus meningkat. Hal ini diungkapkan Duta HIV/Aids Bengkulu 2020, Gilang Apriansyah (20) dan Indah Kurnia Ningsih (19) saat berkunjung ke Graha Pena Bengkulu Ekspress, kemarin (29/1).

“Maka dari itu Duta HIV/AIDS Bengkulu memberikan arahan untuk mencegah penyakit mengerikan tersebut,” katanya Gilang.

Ia menjelaskan, virus HIV ditularkan melalui empat cairan diantaranya cairan darah, cairan sperma, cairan vagina serta air susu ibu. Proses penularan biasanya pada saat penderita melakukan seks bebas, menggunakan jarum suntik secara bergantian atau seorang ibu yang positif menderita HIV AIDS memberikan ASI kepada anaknya. “Jika sudah demikian maka bisa dipastikan seseorang akan tertular penyakit HIV AIDS,” ungkapnya.

Cara mencegah penyakit menular seksual atau yang kerab disebut HIV AIDS ini diantaranya dengan ABCD. A (Abtinence) merupakan cara pertama untuk mencegah masuknya virus HIV. Seseorang harus menjauhi media penularannya dengan menjauhi seks bebas serta pemakaian narkoba.

B (Be faithful) artinya pasangan yang sudah menikah harus setia dengan pasangannya, jangan sampai melakukan hubungan dengan orang lain karena dapat beresiko tertularnya HIV AIDS. C (Condom), dengan menggunakan condom bisa mencegah masuknya cairan kelamin sehingga penularan virus dapat di cegah.

D (Drug), penderita yang sedang mengandung harus diberi obat khusus agar penyakit tersebut tidak menular kepada janinnya. E (Education), yaitu harus adanya bimbingan dan binaan kepada masyarakat agar terhindar dari virus HIV AIDS.

Penyakit HIV AIDS tidak bisa diobati. karena hingga saat ini belum ada obat untuk menghilangkannya. Jika seseorang sudah terkena penyakit HIV AIDS akan sulit disembuhkan, namun bisa untuk memperpanjang umur penderita dengan memberikan obat penahan dan penghambat virus agar tidak menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Obat tersebut dikenal dengan nama Antiretroviral (ARV), “Kami bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan pemerintah di Bengkulu memberikan obat penahan virus secara gratis bagi pengidap HIV AIDS di Bengkulu,” katanya. Duta HIV AIDS juga memberikan edukasi dengan cara sosialisasi ke sekolah-sekolah SMA yang ada di kota Bengkulu.

Targetnya, adalah pelajar SMA dan remaja,” karena remaja seusia mereka biasanya minim pengetahuan mengenai HIV AIDS, mereka juga sering terpengaruh oleh lingkungan sehingga menyebabkan pergaulan mereka menjadi bebas,” tambah Indah Kurnia Ningsih.

Duta HIV AIDS berharap agar masyarakat lebih cerdas dalam memilih pergaulan, harus pintar menjaga diri sendiri dan memikirkan masa depan, terutama remaja-remaja yang masih duduk di bangku pendidikan. “Semoga dengan adanya kami disini dapat mengurangi angka penderita HIV AIDS. Masyarakat juga harus tahu bahwa lebih baik mencegah dari pada mengobati,” tutup Indah.(MG14)