Air PDAM Belum Mengalir

Foto : Dir PDAM Tirta Rafflesia, Siti Yuningsih AZ SH MH

PONDOK KELAPA, Bengkulu Ekspress – Pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rafflesia Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) di wilayah Kecamatan Pondok Kelapa masih mati total. Hingga Minggu (19/5) sore, air PDAM yang berasal dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Desa Talang Boseng, Kecamatan Pondok Kelapa belum bisa mengalir ke rumah warga.

“Kami minta maaf kepada pelanggan. Sebab, air bersih belum bisa kami salurkan,” ungkap Direktur PDAM Tirta Rafflesia, Siti Yuningsih AZ SH MH.

Siti mengaku pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran (SE) yang disampaikan ke seluruh Kepala Desa (Kades) yang wilayahnya teraliri air PDAM. “Kami harap, masyarakat bisa mengerti. Ini murni karena bencana, bukan karena faktor kesengajaan PDAM,” tambah Siti.

Siti kembali mengungkapkan, gangguan pelayanan disebabkan IPA di Desa Talang Boseng mengalami kerusakan pasca bencana banjir bandang 27 April 2019 lalu. IPA milik PDAM terendam banjir dan mengalami kerusakan. Selain itu, sumber air sungai yang selama ini digunakan sebagai bahan baku air PDAM mengalami pergeseran lokasi. Banjir bandang beberapa waktu lalu telah mengubah aliran air sungai. “IPA harus diperbaiki dan sumber air juga harus dipindah. Bahkan, alat berat sekalipun tak mampu untuk memperbaiki aliran air seperti semula,” beber Siti.

Secara keseluruhan, kata Siti, ada sebanyak 800 pelanggan yang terkena dampak kerusakan IPA. Sebab itulah, ia berharap Pemda Benteng bisa mengucurkan anggaran untuk perbaikan jaringan PDAM. “Perhitungan sementara kami, paling tidak butuh anggaran sekitar Rp 35 juta. Ini merupakan kebutuhan yang mendesak demi kepentingan masyarakat banyak,” pungkas Siti.(135)