AHM Lakukan Sertifikasi Kompetensi 824 Guru SMK

Tingkatkan Mutu Pendidikan Vokasi Industri

Jakarta, bengkuluekspress.com – PT Astra Honda Motor (AHM) beserta jaringan main dealernya di Indonesia melanjutkan kontribusinya bagi pengembangan pendidikan vokasi. Yakni dengan mengadakan program sertifikasi kompetensi teknis sepeda motor kepada 824 guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kegiatan ini bagian dari implementasi Program Pendidikan Satu Hati AHM untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik di SMK mitra binaan perusahaan.

 

Program sertifikasi kompetensi guru SMK ini diikuti oleh 824 guru. Dengan rincian 676 guru di tingkat Bronze dan 148 guru di tingkat silver dalam kurun empat bulan pertama tahun ini. Dalam rangka pengembangan pendidikan vokasi industri, AHM telah mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di SMK mitra binaan. Untuk memastikan materi ajar tersampaikan dengan baik, AHM juga mengembangkan program sertifikasi yang dibagi dalam tiga level. Yaitu tingkat Bronze dengan kompetensi keahlian maintenance, tingkat Silver dengan kompetensi keahlian maintenance dan repair, serta tingkat Gold dengan kompetensi keahlian diagnostic.

 

Peningkatan kompetensi guru dalam bentuk sertifikasi ini dilakukan secara berkala di Training Center Main Dealer yang tersebar di seluruh Indonesia. Program ini dikawal langsung oleh asesor dan mekanik yang telah tersertifikasi oleh AHM. Perusahaan juga memastikan pelaksanaan pelatihan dan uji kompetensi bagi guru produktif dan peserta didik menggunakan materi yang selalu diperbaharui sesuai perkembangan teknologi dan tren produk terkini. Hal ini diberlakukan sebagai standard nasional untuk menjembatani dunia usaha dan industri agar selalu ‘link and match’ dan menghasilkan anak didik yang berkualitas.

 

 

Pengembangan Pendidikan Vokasi Dilakukan Sejak 2010

GM Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin mengatakan, tenaga pengajar merupakan salah satu ujung tombak dalam menyajikan materi ajar kepada siswa di dunia pendidikan. Karena itu, knowledge dan kemampuan guru di bidang vokasi industri sangat diperlukan untuk menjamin materi ajar selalu up to date dengan perkembangan teknologi dan disampaikan dengan baik oleh para guru.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas guru produktif SMK mitra binaan secara berkala dan terencana. Sehingga berpengaruh positif dalam melahirkan generasi muda yang kompetitif dan siap kerja,” ujar Muhibbuddin.

Pengembangan pendidikan vokasi industri yang dilakukan AHM sejak 2010. AHM telah memiliki 688 SMK mitra binaan yang tersebar di 34 provinsi di Tanah Air. Selain mengimplementasikan kurikulum TBSM Astra Honda, peserta didik dari SMK-SMK mitra binaan AHM juga mendapatkan materi pembelajaran. Baik dalam bentuk teori, praktik maupun kesempatan magang atau praktik kerja industri langsung di jaringan bengkel resmi Honda. Tidak hanya fokus pada materi teknikal, AHM juga aktif dalam penyusunan dan pengembangan materi produk kreatif dan kewirausahaan. Bahkan saat ini telah menjadi bagian dari struktur kurikulum ajar pendidikan vokasi seperti yang diatur dalam Spektrum Keahlian SMK/MAK. (ibe/rls)