Agustian: Teruskan Razia!

TUBEI,BE- Terjaringnya 5 orang PNS dan 2 orang pelajar oleh Satpol PP pada Senin (5/3) membuat Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Lebong H Agustian SH merasa prihatin. Menurut Agustian, dirinya sangat setuju dilakukannya razia terhadap pelajar dan PNS. Bahkan Agustian menyarankan untuk dilakukan secara terus menerus, agar para pelajar dan PNS ini jera untuk berkeliaran di jam sekolah maupun jam Dinas.¬†“Saya sangat setuju dengan adanya razia pelajar tersebut, dan nantinya saya minta tidak hanya dilakukan oleh Sat Pol PP, tetapi juga dari pihak sekolah untuk bisa menegakkan aturannya,” jelas Agustian saat ditemui wartawan di Gedung DPRD, Selasa (6/3) kemarin. Selain itu, razia tersebut sangat penting dilakukan untuk pelajar menjelang ujian nasional yang akan digelar pada Bulan April-Mei 2012 mendatang. “Razia tersebut tujuannya Bukan Untuk menakut-nakuti, tetapi Untuk kebaikan dunia pendidikan Lebong. Karena sekarang kita masih melihat banyak siswa yang berkeliaran dengan aktifitas yang tidak berhubungan dengan Pendidikan mereka,” kata Agustian.¬†Sebelumnya, anggota Komisi I lainnya Mahdi SSos mengatakan jika persentase pendidikan di Kabupaten Lebong cukup baik karena dapat menduduki Peringkat Ke 3 untuk kelulusan tingkat Provinsi. Untuk itu, di tahun 2012 ini prestasi tersebut dapat ditingkatkan atau paling tidak dapat dipertahankan. “Keseriusan dari Semua pihak untuk Mendukung Perestasi pendidikan Lebong sangat tergantung dari Orangtua siswa, pihak Diknaspora, Guru dan pemerintah Daerah. Kepeda orang tua juga kita menghimbau agar dapat mengawasi Anak-anaknya terutama calon peserta UN. Untuk 2 bulan ini kita harapakan agar orang tua dapat membatasi aktifitas Anak yang tidak berhubungan dengan pendidikan,” ucap Mahdi. Terpisah, Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Lebong Zainal Husni SH melalui Kabag Oprasional Satpol PP Suherman kepada wartawan kemarin mengatakan jika pihaknya akan secara rutin melakukan razia terhadap PNS dan pelajar yang keluyuran saat jam dinas maupun sekolah. Bahkan, mulai senin kemarin pihaknya telah menugaskan anggotanya untuk selalu memantau objek-objek wisata yang diduga merupakan tempat mereka (pelajar dan PNS,red) keluyuran saat jam dinas. “Untuk razia akan kita intensifkan terus, hari ini (kemarin,red) kita menugaskan anggota kita untuk terus memantau ke lokasi wisata, Air Putih, Picung, jembatan Tunggang, Warnet-warnet dan lokasi wisata Air Terjun Paliak. Bahkan ke depan tidak menutup kemungkinan kita juga akan merazia binatang kaki empat yang dilepas liarkan oleh pemiliknya di jalan dan kerap meresahkan pengguna jalan,” katanya.¬†Dikatakan Suherman, razia terhadap pelajar dan PNS sebagai salah satu upaya untuk mendisiplinkan para Pelajar dan PNS. “Razia pelajar ini memang sengaja di lakukan sebagai salah satu upaya menghadapi Ujian nasional yang akan di selenggalanan pada bulan Aprilnanti. harapan kita kedisipilinan siswa dapat meningakatkan perestasi yang telah kita raih di tahun 2011 dimana kabupaten Lebong menduduki Peringkat 3 Se provinsi Bengkulu Sedangkan Razia terhadap PNS ini untuk menerapkan Kedisiplinan PNS seperti yang diatur Dalam PP 53 tahun 2010,” Pungkas Suherman.(777)