Adu Kambing, Hilux dan Carry Hancur

IRUL/Bengkulu Ekspress LAKA LANTAS: Mobil Hilux dan Suzuki Futura yang hancur karena adu kambing saat diamankan di Mapolres Kaur, Senin (24/6).

NASAL, Bengkulu Ekspress– Laka lantas kembali terjadi diwilayah Kabupaten Kaur, dan nyaris menelan korban jiwa, beruntung meski dua kendaraan yang beradu tabrak mengalami kerusakan berat namun pengemudi dan penumpangnya selamat. Lakalantas ini melibatkan Toyota Hilux pick up Nopol BD 9238 NZ dengan pick up Suzuki Futura Nopol BD 9822 W. Kedua kendaraan adu kambing bahkan pengemudi mobil pick up Futura mengalami luka lecet pada kaki kanan dan keseleo pada paha kanan, saat ini masih dirawat di RSUD Kaur bahkan empat penumpang lainnya sempat mengalami luka-luka.



“Dalam Lakalantas ini tidak ada korban jiwa sampai meninggal dunia, tapi mobil keduanya hancur dan kini sudah kita amankan di Polres,” kata Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat S IK melalui Kanit Laka Bripka Raka Yois SH kemarin (24/6).

Data terhimpun Bengkulu Ekspress, peristiwa itu terjadi Minggu (23/6) sekitar pukul 03.00 WIB. di jalan raya Desa Gedung Menung Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur. Peristiwa itu bermula saat Mobil Hilux pickup Dikemudiakan, Erwinsyah (55) warga Desa Penarik Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko melaju dari arah Lampung tujuan Bintuhan.

Sedangkan dari arah berlawanan futura pick up di kemudian oleh Sarlan Efendi (49) warga Desa Arga Mulya Kecamatan Maje Kabupaten Kaur membawa empat penumpang, di TKP sebuah mobil Futura pick up dari arah Bintuhan menuju lampung membanting setir ke arah kanan untuk menghindari adanya palang tanda ada keramaian pada jalur pengendara. Sehingga terjadilah tabrakan dengan mobil Hilux pick up dari arah berlawanan.

“Sopir mobil pick up sempat dilarikan ke RSUD Kaur dan mendapatkan perawatan karena mengalami keseleo dan juga luka memar, mereka mengaku membawa warga sakit untuk berobat, ada empat penumpang di dalamnya yang juga mengalami luka luka,” terangnya.

Ditambahkannya, empat penumpang itu semuanya warga Desa Arga Mulya yakni Kordin (51) mengalami luka lecet pada dagu,memar pada kaki kiri dan kanan serta bengkak pada dahi kiri. Kemudian Doni Azori (26) mengalami memar bagian kepala sebelah kiri. Ada Sirajudin Jamil (42) mengalami memar kaki kiri dan kanan dan terakhir Dasrun (35) mengalami memar di bahu kanan bagian belakang. Sementara pengemudi hilux beserta 2 penumpang lainnya tidak mengalami luka hanya ada satu penumpang atas nama Agus (34) yang mengalami luka lebam pada pelipis mata sebelah kiri.

“Total korban luka ringan ada 6 orang, sementara kerugian akibat insiden ini ditaksir sekitar Rp 60 juta sebab dua kendaraan bagian depannya mengalami kerusakan parah,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu korban laka itu saat dimintai keterangan polisi kemarin mengaku, sata kejadian mereka berniat mengantar salah satu korban yang sakit demam ke puskesmas. Namun saat melintasi warga pesta terdapat palang peringatan yang dipasang di pinggir jalan di arah jalur Carry.

Sopir ber inisiatif sedikit mengambil jalur kekanan, sialnya lantaran suasana malam dan adanya tenda pesta tak melihat ada mobil hilux dengan kecepatan sedang meluncur dari arah berlawanan akibatnya laka lantas tak dapat dielakkan. “Saya duduk dibelakang, tiba-tiba terjadi benturan dengan keras memang mobil kita sedikit ke kanan menghindari plang peringatan pesta, tapi kita lambat,” aku korban Darsun, kemarin (24/6).(618)