Adipura Terancam Gagal

tong sampah belum maksimal[book id=” /]KEPAHIANG, BE – Piala Adipura yang sangat diharapkan Pemkab Kepahiang terancam gagal. Pasalnya kesadaran masyarakat terkait kebersihan lingkungan masih minim. Seperti melakukan pembuangan sampah tidak pada tempatnya masih banyak ditemukan. Selain itu penananam pohon pelindung seperti, sengon dan mahoni sebagai pagar pelindung, bisa saja terancam gagal. Mengingat beberapa lokasi seperti pasar, dan kawasan belanja justru begitu banyak ditemukan sampah yang berserakan. Ironisnya di beberapa lokasi keramaian malah tidak ditemukan bak sampah. “Semestinya warga turut mendukung program pemerintah yang getol mendatangkan Adipura,” kata Kadis pertamanan dan kebersihan  Kepahiang, Idrus SSos.
Diakuinya, beberapa lokasi yang memang ramai aktivitas warga memang belum ditempatkan bak sampah. Saat ini pemerintah daerah sedang melakukan penambahan fasilitas itu dan segera didistribusikan ke sejumlah titik di beberapa kecamatan. Terlebih peluang untuk merebut Adipura masih terbuka lebar. Penataan masih bisa dilakukan hingga Februari mendatang, khususnya Pasar kepahiang yang memang masih terlihat kotor karena bak sampahnya tidak berfungsi maksimal. “20 tempat sampah sudah kita siapkan, agar masyarakat bisa membuang sampah pada tempatnya,” jelasnya.
Hanya mengandalkan pemerintah tanpa ada peran dari masyarakat, mustahil piala Adipura bisa mendarat di Kabupaten Kepahiang.  Sosialisasi juga akan terus dilakukan kepadaa masyarakat, agar isa secara bersama merebut piala itu untuk kategori kota kecil. (160)