Ada Sniper di Jalur Mudik

Ary, pemeriksaan kendaraan operasi ketupat (1)
ARY/Bengkulu Ekspress
Kapolres Rejang Lebong bersama unsur FKPD Rejang Lebong saat mengecek kesiapan kendaraan yang akan digunakan dalam Operasi Ketupat Nala 2018 ini.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Dalam pengamanan jalur mudik di Kabupaten Rejang Lebong tahun 2018 ini. Jajaran kepolisian akan menempatkan penembak jitu atau Sniper disepanjang jalur mudik yang dinilai rawan aksi kriminalitas.

Kapolres Rejang Lebong, AKPB Ordiva SIK usai apel pasukan Operasi Ketupat Nala 2018 di Mapolres Rejang Lebong Rabu (6/5) pagi menjelaskan, penempak jitu tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik-titik rawan di Kabupaten Rejang Lebong. Dimana menurutnya, ada dua titik yang akan tempatkan penembak jitu tersebut.

“Sniper ini kita tempatkan disepanjang jalur mudik yang kita nilai rawan, setidaknya akan ada dua titik yang akan kita tempatkan Sniper,” sampai Kapolres.

Ary, pemeriksaan kendaraan operasi ketupat (2)Hanya saja, Kapolres enggan memberi tahu dimana titik-titik penempatan tim penembak jitu yang diambil dari kesatuan Brimob tersebut. Karena menurut Kapolres, hal tersebut bersifat rahasia. Namun Kapolres memastikan, para Sniper yang akan mereka tempatkan tersebut akan menindak tegas para pelaku kejahatan yang melakukan aksinya disepanjang arus mudik yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. “Yang jelas bila nanti ada gangguan kejahatan, para penembak jitu ini akan melakukan tindakan tegas yang terukur,” tegas Kapolres.

Sementara itu, dalam operasi Ketupat Nala 2018 ini, Polres Rejang Lebong akan menurunkan sebanyak 96 personil dan akan dibantu dari Brimob, TNI dan sejumlah instansi terkait lainnya seperti Dinas Kesehatan, Perhubungan, Dinas PU, BPBD hingga organisasi mitra Polri seperti Senkom, Pramuka Orari dan sejumlah pihak lainnya.



Dimana menurut Kapolres, para petugas tersebut nantinya akan mereka tempatkan ditiga Pos Pengamanan dan dua Pos Pelayanan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. “Untuk dari Polres Rejang Lebong ada 96 personil yang kita siagakan, dan dibantu dari Brimob, TNI dan dinas intansi terkait lainnya,” papar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Rejang Lebong, AKP Hendryanto P Hutasoid, SH SIK menjelaskan dalam mengantisipasi terjadinya kemacetan saat libur lebaran nanti khususnya dari H+2 lebaran. Pihaknya telah menyiapkan besi cone. Besi cone sendiri adalah besi yang akan akan ditempatkan ditengah-tengah jalan yang dihubungkan dengan tali.

“Dengan adanya besi cone ini, maka para pengendara tidak bisa mendahului pengendara lainnya sehingga saat ada kemacetan tidak diperparah dengan aksi saling mendahului,” sampai Kasat Lantas.

Dijelaskan, AKP Henry, besi cone sendiri akan mereka tempatkan ditiga titik yang memang sangat rawan terjadinya kemacetan saat lebaran nanti. Besi cone tersebut akan mereka tempatkan di simpang objek wisata Suban Air Panas, kawasan objek wisata taman bunga dan kawasan wisaya Danau Mas Harun Bastari. “Besi cone akan kita pasang ditiga titik, kita berharap besi cone ini nanti bisa mengantisipasi terjadinya kemacetan karena adanya penumpukan kendaraan di lokasi-lokasi wisata,” demikian Kasat Lantas.(251)