Ada Oknum Nakes Masih Ragukan Vaksin

TAIS, bengkuluekspress.com – Sekalipun sudah menjadi atensi garda terdepan untuk dilakukan vaksin terhadap tenaga kesehatan, namun di Kabupaten Seluma justru berbanding terbalik.  Pasalnya masih ada oknum tenaga kesehatan yang meragukan untuk dilakukan vaksin, sehingga sampai detik ini belum dilakukan vaksin.

“Memang ada oknum Nakes kita yang ragukan vaksin, namun tetap dilakukan pendampingan dan meyakinkan oknum tersebut bisa dilakukan vaksin,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Rudi Sawaludin SSos melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Seluma, Ahmad Tavip SIP kemarin.

Sehingga dengan keraguan tersebut, Kepala Puskesmas diminta untuk terus melakukan pendekatan dan pendampingan. Serta terus tenaga medis lainnya bisa mensupport. Mengingat saat ini tenaga kesehatan lainnya tengah dilakukan vaksin secara bergantian. Mengingat pemberian vaksin terhadap tenaga medis merupakan program nasional dan harus didukung.

“Ini program nasional jadi harus kita dukung bukan dipatahkan seperti ini. Sehingga ini tugas, kepala Puskesmas bisa lakukan penjajakan mendalam,” sampainya.

Sementara itu, berdasarkan data yang sudah terkonfirmasi, bahwa sebanyak 1.285 Nakes sudah terdaftar dan akan dilakukan penyuntikan vaksin Sinovac tersebut. Dengan jumlah vaksin sebanyak 2.440 Vial yang saat ini diterima oleh Satgas Covid 19 Seluma, menurut Ahmad Tavip pihaknya saat ini belum perlu menambah stok vaksin Sinovac untuk tenaga kesehatan.

“Vaksinasi masih dilaksanakan, sejauh ini sudah dilaksanakan di 22 Puskesmas seluruh Kabupaten Seluma. Untuk Jumlahnya saya rasa masih cukup, jadi kita tidak perlu menambah stok,” tegasnya.

Vaksinasi ini sendiri dalam setiap harinya, ditargetkan 15 sampai 20 orang. Sehingga dalam waktu singkat ini, proses vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Seluma akan segera selesai. Dan nanti akan diteruskan vaksinisasi kedua, yang akan dilaksanakan dalam 14 hari setelah vaksinisasi pertama. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*