Ada 250 Guru Daerah Terpencil, Yang Terima Tunjangan Cuma 131 Guru

Bengkulu

“Sebab untuk beberapa wilayah seperti di Maje dan Nasal memang sangat terpencil dan perlu ada penambahan,” kata Ketua Komisi I Denny Setiawan SH, kemarin (20/1).

Dikatakannya, untuk penambahan guru terpencil ini perlu diseleksi betul penerimanya. Sebab dikuatir kan nanti ada guru yang menerima tunjangan terpencil tetapi tidak melakukan tugasnya. Bila para guru itu melaksanakan tugas sesuai kewajiban, mereka patut untuk didukung dengan penghasilan yang lebih tinggi.

“Guru-guru terpencil yang ini masih bertugas memang perlu dievaluasi, ini agar tidak ada masalah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kaur Three Marnope S Pd MTPd mengakui penambahan kuota guru kategori terpencil cukup diperlukan. Berdasarkan data yang dimiliki Dispendik Kaur terdapat sekitar 250 guru yang termasuk dalam kategori guru terpencil tetapi saat ini kuota yang dimiliki Kaur sekitar 100 orang guru.

“Guru yang ditetapkan menerima tunjangan tersebut merupakan keputusan dalam SK Kementerian Pendidikan. Setiap tahun bisa kembali diusulkan atau malah bisa dicabut statusnya,” tegasnya.

Untuk itu, kepada 100 orang guru yang telah ditetapkan bertugas ditempat terpencil diminta untuk lebih profesional dalam melakukan tugas, serta bertanggung jawab terhadap kewajibannya sebagai guru. Dikatakannya, hal tersebut lantaran para guru yang ditempatkan di wilayah terpencil mendapatkan tunjangan guru terpencil yang sangat besar. Bagi guru yang berstatus PNS tunjangannya sebesar gaji pokok yang diterimanya. Sementara bagi guru non PNS tunjangan yang diterima sebesar Rp 1,5 juta perbulannya.

“Tunjangan tersebut mereka terima per triwulan langsung melalui rekening pribadi, untuk pengusulan tahun depan kita akan melihat daerah mana yang masih dalam katagori daerah terpencil tentunya berdasarkan SK bupati,” jelasnya. (618)