Acara Inovasi Desa, Bupati Kecewa

Bakti/Bengkulu Ekspress
Bupati Benteng, Dr H Ferry Ramli SH MH foto bersama Kepala FKPD lingkungan Kabupaten Benteng dan Bengkulu Utara (BU) usai acara bursa inovasi desa di puncak Hotel Tahura, Rabu (3/10).

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Pelaksanaan kegiatan Bursa Inovasi Desa di puncak Hotel Tahura Desa Tanjung Terdana, Kecamatan Pondok Kubang, kemarin (3/10), membuat Bupati Benteng, Dr H Ferry Ramli SH MH kesal. Betapa tidak, kegiatan yang mengundang seluruh FKPD Kabupaten Benteng dan Kabupaten Bengkulu Utara (BU) tersebut tidak dilengkapi dengan selebaran informasi mengenai teknis kegiatan. Tanpa adanya selebaran ataupun buku kegiatan, Bupati mengaku tidak begitu memahami tujuan, makna serta rangkaian acara yang dilaksanakan.

Melalui kegiatan tersebut, Bupati mengungkapkan kekecewaanya dan menegur Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Benteng, Dra Yulia Faridah MSi selaku kepala Organisasi Teknis Daerah (OPD) teknis pelaksana kegiatan.

“Jika ada kegiatan, tolong kami (Bupati bersama undangan,red) diberikan selebaran. Sebab, kami tidak paham betul setiap acara yang dilaksanakan OPD,” kata Bupati saat acara berlangsung.

Selain teguran kepada Kepala DPMPD Benteng, Bupati juga mengingatkan kepada pembawa acara yang berasal dari Humas dan Protokol Setda Pemkab Benteng. Pasalnya, banyaknya rangkaian acara membuat Bupati bersama tamu penting seperti Kapolres Bengkulu Utara (BU), AKBP Ariefaldi Warganegara SH SIK MM, Kepala PN Bengkulu Utara, Dandim Kota Bengkulu serta Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) BU hanya berdiam diri dan menyimak.



“Kepada protokol, jika memang masih banyak acara lain, jangan biarkan kami hanya mem-bebek (berdiam diri,red). Berikan kesempatan untuk coffe break ataupun berpindah ke lokasi lain,” tegas Bupati.

Selain menyoroti teknis pelaksanaan kegiatan, pada kesempatan tersebut Bupati juga mengharapkan kepada peserta, yakni Kepala Desa (Kades) dan BPD se-Kabupaten Benteng untuk meningkatkan sinergisitas dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan serta pelaporan kegiataan yang menggunakan dana desa (DD).

“Sinergisitas dan kekompakan Kades serta BPD sangat diperlukan untuk membantu percepatan pembangunan daerah yang dimulai dari tingkat desa. Selain itu, setiap desa mesti berlomba-lomba dalam menciptakan inovasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” imbau Bupati.(135)