Abraham Samad Pilih Hindari Bertemu Yusril

JAKARTA–Politisi Golkar, Bambang Soesatyo hari ini menggelar peluncuran dan bedah buku barunya “Republik Galau, Presiden Bimbang, Negara Terancam Gagal” di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/10).
Dalam acara yang digelar pada pukul 13.00 WIB itu, Bambang mengundang Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, dan pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra. Namun, hingga pukul 14.30 WIB. Abraham tak juga nampak. Ia membatalkan kedatangannya.

“Menurut Pak Abraham, KPK tidak bisa bersandingan dengan pengacara yang tengah menangani kasus korupsi di KPK. Pak Yusril, menangani perkara di KPK, jadi tidak bisa saudara Abraham ke sini. Itu ada kode etiknya di KPK, sehingga dia berhalangan hadir,” ujar Bambang, sebelum memulai acara peluncuran bukunya.

Yusril saat ini memang tengah menangani kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Al-Quran di Kementerian Agama yang diusut KPK. Ia bertindak sebagai kuasa hukum dari tersangka kasus tersebut yaitu Politisi Golkar, Zulkarnaen Djabar.

Saat ini KPK juga tengah mengembangkan kasus tersebut pada dugaan korupsi pengadaan lab komputer yang juga proyek di Kementerian Agama. Bambang memaklumi hal tersebut sehingga tidak mempermasalahkan ketidakhadiran Abraham dalam acaranya.

“Karena alasan ini, maka kita memaklumi, yang penting pemberantasan korupsi tetap berjalan. Yusril selaku pengacara juga tidak bisa memilih-milih klien, jadi harus kita hargai juga,” tutur Bambang.(flo/jpnn)