ABG Nyaris Diperkosa OTD

SUKARAJA, Bengkulu Ekspress – Kaum wanita, khususnya remaja putri harus berhati-hati dan siaga saat tidur. Walaupun di kamar sendiri, dan rumah ada orang tua. Pasalnya saat ini ada penjahat kelamin, Orang Tak Dikenal (OTD) masuk diam-diam ke dalam rumah dan memasuki kamar remaja putri yang tertidur di pulas di kamarnya, lalu berupaya memperkosa dengan membekap mulut remaja putri yang sedang tidur.

Hal ini dialami seorang Anak Baru Gede (ABG) sebut saja namanya Mawar (19) (nama disamarkan, red) warga Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Kemarin malam (14/1), saat korban terlelap tidur di kamarnya, rumahnya dimasuki OTD dan mulutnya dibekap dan ia mau diperkosa. Beruntung korban meronta sekuat tenaga dan berteriak hingga teriakannya didengar orang tuanya hingga kesuciannya tak terenggut. Sayang saat si ayah tiba di kamar, pelaku sudah berhasil kabur lebih dulu.

Dari data berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress, saat kejadian korban sedang terlelap tidur di rumahnya. Pelaku seorang diri memasuki rumah korban dengan cara menaiki tembok belakang rumah korban. Berhasil masuk, pelaku lalu memasuki kamar korban. Melihat kemolekan tubuh korban, nafsu birahi pelaku bangkit. Pelaku lalu membekap mulut korban yang sedang tertidur pulas dan berupaya memperkosa korban. Merasa mulutnya ada yang menyentuh korban yang pulas pun terbangun. Menyadarinya mulutnya dibekap dan digerayangi pelaku, korban sadar dirinya dalam bahaya. Dengan sekuat tenaga ia memberikan perlawanan pada pelaku hingga tangan yang membekap pelaku pun terlepas dan korban lalu berteriak sekuat tenaga.

Teriakan korban itu didengar orang tuanya yang juga tertidur pulas di kamarnya. Mendengar teriakan anaknya ayah Mawar, SM (42) langsung bergegas ke kamar anaknya. Setibanya di kamar putrinya, sang ayah mendapati anaknya menangis. Jendela kamar korban sudah dalam keadaaan terbuka. Pelaku ternyata sudah kabur melewati jendela tersebut.

Tak terima anaknya di lecehkan, ayah Mawarm SM lalu membuat pengaduan ke Polres Seluma.

“Laporan upaya pemerkosaan ini sudah kita terima. Namun sejauh ini masih dalam penyidikan lebih lanjut. Sejumlah saksi seperti korban, dan kedua orang tuanya sudah dimintai keterangannya untuk mengungkap upaya pemerkosaan itu,” ujar Kapolres Seluma, AKBP Jeki Rahmat Mustika, SIK, didampingi Kasat Reskrim, AKP Margopo dan Paur Humas Ipda Agus kepada Bengkulu Ekspress kemarin. (333)