ABG Gantung Diri di Dapur

LAIS, BE– Kasus bunuh diri Bengkulu Utara terus terjadi.  Sehari sebelumnya, Dewan (18) warga Desa Talang Ginting Kecamatan Air Besi bunuh diri dengan cara gantung diri.

Kemarin (13/10) sekitar pukul 17.30 WIB, Frendi (16)  warga desa Durian Daun Kecamatan Lais ditemukan tewas. Leher remaja itu tergantung di dapur rumahnya dengan tali pengikat sapi.

Kejadian itu mengakibatkan keluarga korban dan warga sekitar shock akibat aksi nekat itu.

Korban pertama kali ditemukan oleh Tarmizi ayah kandungnya sepulang dari sawah. Saat tiba dirumah, sang ayah melihat rumah dalam keadaan sepi.

Situasi ini mengakibatkan orang tua korban curiga. Saat diperiksa di ruang dapur didapatinya korban dalam keadaan tergantung.
Korban yang mengenyam pendidikan terakhir sekolah dasar itu juga menderita tunawicara (bisu).

Sehingga keluarga dan warga sekitar tidak mengetahui motif yang melatar belakangi bunuh diri itu. Penuturan Mulhakim, Kepala Desa Durian Daun.

Keluarga korban sangat terpukul karena tidak menyangka anaknya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.

Terlebih selama ini keluarga mengaku tidak ada persoalan dengan korban.

” Warga tidak ada yang tahu, kalau korban meninggal dunia dengan kondisi seperti itu, ” terang Mulhakim.
Sementara itu, kepolisian langsung menuju lokasi kejadian begitu mendapatkan laporan dari masyarakat.

Petugas diterjunkan untuk melakukan olah TKP dan visum terhadap jasad korban apakah terdapat tanda-tanda kekerasan ataupun keganjilan yang menjadi penyebab kematian.

” Sejauh ini tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan ditubuh korban. Mengenai motif yang melatar belakanginya masih penyelidikan, ” kata Kapolres BU AKBP Asep Teddy N SIK melalui Kasat Reskrim AKP Hidayatullah SH SIK MH. (117)