98% Wilayah Rejang Lebong Teraliri Listrik

Sejumlah petugas tengah memasang jaringan listrik baru beberapa waktu lalu.  Hingga saat ini sudah 98 persen wilayah Kabupaten Rejang Lebong teraliri listrik.
Sejumlah petugas tengah memasang jaringan listrik baru beberapa waktu lalu. Hingga saat ini sudah 98 persen wilayah Kabupaten Rejang Lebong teraliri listrik.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dan PLN Rayon Curup terus melakukan pemasangan jaringan listrik baru di Kabupaten Rejang Lebong. Dimana hingga saat ini sudah 98 persen wilayah Kabupaten Rejang Lebong teraliri listrik.

“Hingga saat ini hampir seluruh wilayah di Kabupaten Rejang Lebong ini sudah teraliri listrik, dengan persentase elektrifikasinya mencapai 98 persen,” terang Manajer PT. PLN Rayon Curup, A Rafico, belum lama ini.

Dijelaskan Rafico, untuk 156 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong, saat ini semuanya sudah teraliri listrik, hanya saja menurut Rafico, yang saat ini belum teraliri adalah dusun-dusun atau daerah-daerah kelompok kecil yang merupakan bagian dari suatu desa yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Dusun-dusun yang belum teraliri listrik ini sebagian besar lokasinya cukup jauh dari desa atau di daerah perkebunan.

“Dusun-dusun yang belum teraliri listrik ini, baik yang baru terbentuk atau sudah lama terbentuk, namun aksesnya jauh,” tambah Rafico.

Lebih lanjut ia menjelaskan, daerah-daerah yang belum teraliri listrik ini berada di sejumlah kecamatan yang jauh dari pusat Kabupaten Rejang Lebong seperti di kawasan Kecamatan Sindang Dataran, Sindang Beliti Ulu hingga Padang Ulak Tanding dan Kota Padang.

Ia mencontohkan, salah satunya di Kecamatan Sindang Dataran, yaitu berada di Desa Sinar Gunung. Dimana di daerah tersebut terdapat tempat pemukiman yang baru dibentuk masyakarakat. Pihaknya terkendala membawa peralatan untuk membangun jaringan listrik karena menuju kawasan tersebut belum dilengkapi dengan jalan aspal, sehingga mereka kesulitan untuk membawa peralatan pembangunan jaringan seperti tiang dan gardu sehingga pembangunannya menjadi lambat.

“Memang akses jalan yang banyak menjadi kendala kita dalam pembangunan jaringan, karena jalan yang tak memadai sehingga kita tidak bisa membawa peralatan atau bahan untuk membangun jaringan,” terang Rafico.

Dalam kesempatan tersebut, Rafico juga mengungkapkan pada tahun 2017 lalu, ada 10 dusun di Kabupaten Rejang Lebong yang tersentuh program listrik pedesaan (Lisdes). 10 dusun yang mendapat program Lisdes tersebut antara lain Dusun Air Meles Gading Kecamatan Curup Timur, Simpang Suban Air Panas Kecamatan Curup Timur, kemudian Dusun IV Desa Air Merah Kecamatan Curup Tengah, Dusun III Desa Air Lanang Kecamatan Curup Selatan, simpang Pemiri Kelurahan Talang Rimbo Lama Kecamatan Curup Tengah. Selanjutnya Dusun IV Desa Suka Menanti Kecamatan Sindang Dataran, Air Nau Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Dusun Merantau Kecamatan Padang Ulak Tanding, kemudian Dusun Air Barus dan Sinar Gunung yang ada di Kecamatan Sindang Dataran. Terakhir di Dusun Pematang Bingung Kecamatan Sindang Dataran.

“Untuk program Lisdes ini masih berlangsung dan dalam waktu dekat ini akan segera selesai,” demikian Rafico. (251)