9 Penumpang Nyaris Tewas

IST/Bengkulu Ekspress LAKA LANTAS: Kondisi mobil Gran Max dan Strada setelah terlibat Laka lantas di Jalan Raya Tanjung Iman, dan juga sopir dan beberapa penumpang saat menjalani perawatan di RSUD Kaur, Sabtu (1/6).

Gran Max Hantam Mobil Parkir

TANJUNG KEMUNING, Bengkulu Ekspress– Kecelakaan lalu lintas diwilayah Kabupaten Kaur kembali terjadi. Kali ini melibatkan sebuah mobil Daihatsu Gran Max dengan Nopol B 1641 BZCdengan mobil Mitsubishi Strada Nopol BE 9401 VH, di jalan raya Desa Tanjung Iman II Kecamatan Tanjung Kemuning, Sabtu (1/6) sore. Akibat kejadian itu, pengemudi dan sembilan penumpang mobil Gran Max nyaris tewas. Hal ini setelah mobil Gran Max yang dikemudikan oleh Suroto Adi Ariyanto (37), warga Kabupaten Kebumen Jawa Tengah menghantam belakang mobil Strada yang sedang parkir di Jalan Raya Desa Tanjung Iman II.

“Dalam Laka Lantas ini tidak ada korban jiwa sampai meninggal dunia, tapi tiga penumpang dan sopir mobil Gran Max masuk rumah sakit karena mengalami luka berat akibat benturan benda keras,” kata Kapolres AKBP Arief Hidayat SIK melalui Kapolsek Tanjung Kemuning, Iptu Pitraini Gumay SH, kemarin (2/6).

Data terhimpun BE, Laka Lantas itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di jalan Raya Tanjung Iman II. Kejadian itu berawal dari mobil Gran Max warna silver yang dikemudikan Suroto dengan membawa sembilan penumpang dari Kabupaten Muko-muko menuju Jawa Tengah dengan kecepatan tinggi. Namun sesampai di tempat kejadian perkara (TKP) ada mobil Strada warna silver milik Juli (40), warga Desa Pasar Jumat Kecamatan Nasal, parkir di pingir jalan.

Karena sang sopir membawa mobil dalam kondisi mengantuk dan tidak adanya rambu-rambu tanda isyarat bahwa ada mobil yang parkir di badan jalan, mobil oleng dan kecelakaan tidak dapat dihindari dan akhirnya mobil itu langsung menghantam belakang mobil Strada.

Mengetahui kejadian itu warga setempat langsung memberikan pertolongan. Karena beberapa penumpang mengalami luka dibagian kepala oleh warga langsung dilarikan Puskemas setempat. Sementara kedua mobil itu mengalami rusak berat.

“Untuk sopir dan tiga penumpang kini masih dirawat di rumah sakit karena mengalami luka serius. Nah untuk penyebab Laka Lantas ini karena sang sopir Gran Max tidak bisa menguasai laju mobil lantaran membawa mobil sedang ngantuk,” terang Kapolsek.

Akibat, kecelakaan tersebut arus jalur lintas Tanjung Kemuning dan sebaliknya, sempat mengalami gangguan. Meski tak mengalami kemacetan, jalur tersendat selama lebih dari satu jam. Saat ini, insiden ini tengah dalam penanganan Satuan Lalu Lintas Polres Polres Kaur. “Untuk mobil Gran Max dan Strada sudah kita amankan saat ini, dan kasus ini sudah ditangani Satlantas Polres Kaur,” jelas Kapolsek. (618)