9 Desa di Kaur Terendam Banjir

TERENDAM: Kondisi Desa dan Sekolah di Wilayah Kaur Selatan yang terendam banjir. Juga Para Kades 9 Desa saat menemui Wabup meminta meminta solusi untuk pengendalian banjir diruang kerjanya, Rabu (30/6)

KAUR SELATAN, bengkuluekspress.com – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kaur, sejak Selasa (29/6) sore hingga malam kemarin, membuat ratusan rumah disembilan desa terendam banjir setinggi 0,5 meter. Hal ini akibat dari air Sungai Mangkekal, Air Tube dan Air Bintuhan yang ada wilayah itu meluap hingga menggenangi rumah dan sawah warga setempat.

“Banjir di beberapa desa ini sering terjadi dan kalau hujan deras pasti banjir, ini air sungai di Bintuhan meluap dan menggenangi rumah warga delapan desa diwilayah Kaur Selatan ini,” kata Camat Kaur Selatan Alimin Syafi’i SPd, Rabu (30/6).

Dikatakan Camat, dimana hasil pantauan Selasa (30/6) malam, desa yang terendam banjir itu yakni Desa Selasih, Desa Jembatan Dua 6 rumah, Gedung Sako 1 dan 2 60 rumah, Padang Genteng 30 rumah, Kepala Pasar 10 rumah, Tanjung Besar 4 rumah dan Padang Petron 7 rumah.

Dimana dari sembilan desa ini terparah terendam banjir tadi malam di Desa Padang Genteng dan Gedung Sako 2. Sebab banjir setinggi setengah meter itu sempat menutup jalan lintas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 hingga pukul 21.30 WIB saat hujan turun. Hingga berita ini diturunkan, kondisi air mulai berangsur surut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini akan tetapi beberapa kendaraan terjebak banjir.

“Untuk kerugian akibat banjir ini belum dapat kita perkirakan, karena warga saat air naik langsung kita minta mengungsi dan tidak membawa perabotan, banjir itu rata-rata setinggi lutut orang dewasa,”terangnya.
Ditambahkan Camat, untuk mengatasi persoalan banjir ini. Ia meminta pemerintah melalui dinas terkait untuk segera melakukan pengerukan atau normalisasi sungai Air Sungai Mangkekal, Air Tube dan Air Bintuhan. Sebab banjir ini disebabkan karena aliran sungai itu tidak berjalan normal dikarenakan tersumbat.
“Kalau air sungai mulai dari Desa Gedung Sako sampai Kepala Pasar itu dikeruk atau normalisas, saya yakin tidak banjir lagi, apalagi ini musim hujan rawan banjir. Tadi permasalahan banjir ini sudah kita sampaikan dengan bapak Wabup,”ujarnya.
9 Kades Temui Wabup
Sementara itu, terkait dengan banjir yang menerjang kota Bintuhan Selasa (29/6) malam. Sembilan Kepala Desa Kades diwilayah Kecamatan Kaur Selatan yang terkena dampak banjir Rabu (30/6) siang menemui langsung Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim ST. Kedatangan para Kades yang didampingi Camat Kaur Selatan Alimin Syafi’I untuk menyampaikan keluhan masalah banjir yang selalu menggenangi pemukiman warga setempat. Dihadapan Wabup dan juga Plt Kepala PMD dan Asisten 1 itu, para Kades meminta agar ada solusi untuk pengendalian banjir akibat dari luapan air sungai tersebut.
“Desa Padang Genteng dengan Gedung Sako ini sering banjir kalau hujan deras seperti tadi malam (kemarin) rumah warga banyak terendam banjir karena luapan air tube. Kami disini minta kepada bapak Wabup agar mengatasi banjir ini dan melakukan normalisasi sungai tube,”terang Kades Padang Genteng Syahrul Wadi.
Menyikapi hal ini, Wakil Bupati Kaur Herlian Muchrim ST menyambut baik aspirasi para Kades tersebut. Ia menegaskan, persoalan lingkungan dan pengendalian banjir menjadi salah satu program prioritas dirinya bersama Bupati Kaur Lismidianto. Tentu saja persoalan banjir di Kabupaten Kair ini juga menjadi bagian yang akan menjadi fokus perhatian dirinya.
“Saya sudah dengar semua dari Kepala Desa di Kecamatan Kaur Selatan penyebab banjir itu karena disebabkan luapan air sungai Bintuhan. Untuk mengatasi persoalan ini nanti kita minta kepada dinas terkait untuk melakukan normalisasi sungai yang ada di Kecamatan Kaur Selatan ini. Kita berhadap dengan normalisasi ini nanti tidak lagi banjir,” tandasnya.(618)







    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*