87 Surat Suara Pilbup Rejang Lebong Rusak


Ary/BE
Petugas saat melakukan pelipatan surat suara untuk Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Rejang Lebong. Pelipatan dilaksanakan di gudang logistik KPU Rejang Lebong Senin (23/11)

CURUP, bengkuluekspress.com – Setelah dilakukan proses penyortiran terhadap surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Wakil Bupati Rejang Lebong, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rejang Lebong menemukan ada 87 surat suara yang rusak.
“Setelah kita sortir, kemudian kita temukan ada 87 surat suara yang rusak,” terang Ketua KPU Rejang Lebong, Drs Restu S Wibowo saat dikonfirmasi Senin (23/11).

Dijelaskan Restu, kerusakan surat suara yang mereka temukan tersebt seperti warna yang rusak, kemudian ada kesalahan waktu pemotong, salah cetak, terkena rembesan tinta hingga ada yang sobek.
Dengan ditemukannya surat suara yang rusak tersebut, maka menurut Restu mereka akan langsung memint ganti kepada percetakan yang menang tender pencetakan surat suara untuk Pilkada Kabupaten Rejang Lebong.
“Kita harus meminta pergantian, karena memang surat suara yang kita terima kemarin pas sesuai kebutuhan atau tidak ada yang dilebihkan,” tambah Restu.
Kemudian setelah dilakukan proses penyortiran, menurut Restu pihaknya langsung melakukan pelipatan surat suara. Dimana untuk pelipatan surat suara sendiri KPU Rejang Lebong bekerjasama dengan IAIN Curup, yaitu dengan melibatkan 50 mahasiswa dari program studi hukum tata negara. Pihak menargetkan proses pelipatan bisa selesai pada Senin sore. Proses penyortiran dan pelipatan surat suara sendiri dilaksanakan di gudang logistik KPU Rejang Lebong yaitu di lapangan tenis indoor milik Pemkab Rejang Lebong yang ada di jalan Sukowati Curup.
“Untuk proses penyortiran dan pelipatan surat suara kita targetkan selesa tiga hari, Insya Allah hari ini prosesnya sudah selesai,” paparnya.

Lebih lanjut Restu menjelaskan, saat ini yang baru tiba di Kabupaten Rejang Lebong baru surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati. Untuk surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur saat ini masih proses. Surat suara untuk gubernur dan wakil gubernur juga, menurut Restu yang akan mereka terima sama dengan surat suara bupati dan wakil bupati sehingga akan dilakukan penyortiran dan pelipatan oleh KPU Rejang Lebong.
“untuk logistisk lainnya, sebagian juga sudah tiba seperti kotak dan bilik suara, ember dan tinta, yang belum dan saat ini masih proses yaitu sejumlah form saja lagi,” demikian Restu.(251)