87 Peserta UTBK Unib Dipastikan Gugur

RIO/BE
SBMPTN 2020: Para perserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2020 tahap pertama sedang mengerjakan soal ujian di Gedung LPTIK Unib, Senin (6/7).

BENGKULU, bengkuluekspress.com-Hingga hari kedua Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) diketahui 87 peserta tidak hadir, dan dipastikan gugur. PPID Universitas Bengkulu, Alimansyah SIP, M.PA menuturkan pada hari pertama UTBK dijadwalkan 930 peserta yang akan mengikuti tes. Namun hingga sesi terakhir tercatat 894 peserta yang hadir atau sebanyak 36 calon mahasiswa yang tidak hadir.

“Yang tidak hadir pada sesi 1 sebanyak 24 dari 465 peserta dan sesi ketigaa sebanyak 12 peserta dari 465 peserta, sedangkan dihari kedua sesi 5, sebanyak 27 tidak hadir dan sesi 7 sebanyak 24 orang tidak hadir, ” ujarnya.

Hingga hari kedua, pelaksanaan UTBK berjalan lancar, tidak ada gangguan jaringan yang berarti, pada pengecekan kesehatan calon mahasiswa pun tidak ada ditemukan suhu badan diatas 37 derajat celcius. Panitia pun selalu mengingatkan kepada calon peserta yang selalu mengikuti prosedur Covid-19, memakai masker, sarung tangan dan menjaga jarak. Sebelum masuk ruangan, calon peserta terlebih dulu masuk ke ruang tunggu atau ruang transit, peserta yang suhunya sesuai porotokol di stempel kartunya menunggu di ruang tunggu sampai dengan disuruh atau di panggil masuk sesuai absen dan tatib UTBK.

“Didalam ruang ujian, semua menggunakan standar prosedur covid-19, termasuk tim pengawas, ” jelasnya.

Masih dikatakan Alimansyah, hari kedua pelaksanaan UTBK yang berlangsung, masih banyak para peserta yang diantar keluarga ataupun orang tuanya. Berdasarkan peraturan dari lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri, seluruh orang yang mengantarkan tidak diperbolehkan menunggu diareal lokasi ujian. Pun begitu masih banyak orang tua pengantar tetap menunggu.

“Kalau yang datang dari jauh boleh menunggu anaknya disekitar UNIB, asal tidak berkerumun dan menjaga jarak, dan diarahkan menunggu disekitar Gedung Serba Guna (GSG) jauh dari lokasi ujian, dan tidak ada yang berkerumun, ” tandasnya. (247)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*