8 Pelajar Diciduk Satpol PP

KAUR SELATAN, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 8 pelajar tingkat SMA terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kaur, Senin (11/3).

Petugas mengamankan delapan siswa SMA di salah satu warung SMKN 5 Desa Padang Petron Kecamatan Kaur Selatan. Para pelajar ini sengaja membolos dengan berbagai alasan, mulai terlambat masuk sekolah sampai sengaja untuk membolos.

“Pelajar yang kita jaring ini semuanya merupakan siswa SMA Muhammadiyah, mereka kita amankan karena bolos masuk sekolah saat jam belajar, dan mereka juga sering mengganggu siswa SMK 5,” kata Kasatpol PP dan Damkar Kaur, Jon Harimol SSos melalui Kasi Penegakan dan Pengawasan, Linarman SE, kemarin.



Dikatakan Linarman, para pelajar SMA Muhammadiyah yang masih menggunakan seragam putih abu-abu itu diamankan anggota Satpol PP saat sedang asyik nongkrong dan sambil merokok di sekitar warung SMKN 5 Desa Padang Petron.

Para pelajar yang berhasil diamankan itu dibawa langsung dan didata untuk diserahkan ke pihak sekolah. Oleh pihak sekolah mereka juga mendapat pengarahan dan mengenai hukuman yang akan diberlakukan kepada pelajar diserahkan kepada pihak sekolah.

“Mereka yang terjaring kita bina dan dilakukan pendataan agar tidak lagi mengulangi perbuatannya.

Selain itu langsung kita serahkan ke pihak sekolah langsung untuk diberikan sanksi,” tegasnya. Ditambahkannya, razia Warnet dan tempat nongkrong pelajar ini merupakan laporan masyarakat dan keluhan orang tua wali murid kepada Satpol PP, yang mengeluhkan banyaknya Warnet beroperasi pada jam-jam sekolah, bahkan sampai 24 jam.

Juga ia akan menggelar razia pelajar ini secara rutin dengan jadwal tidak menentu. Selain operasi pelajar, juga akan menggelar razia serupa terhadap ASN yang keluyuran saat jam kerja.“Razia ini akan terus kita lakukan, ini salah satu untuk menegakan kedisiplinan bagi pelajar dan ASN di Kaur ini, dan untuk razia ini waktunya tidak menentu dan sifatnya mendadak,” jelasnya. (618)