8 Pejabat Eselon II Ikuti Seleksi JPT

PIMPIN : Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIp MSi ketika memimpin kegiatan seleksi JPT, kemarin (6/3).
PIMPIN : Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIp MSi ketika memimpin kegiatan seleksi JPT, kemarin (6/3).

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Sebanyak 8 dari 10 pejabat eselon II yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong mendaftarkan diri dan mengikuti tahapan seleksi jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Pelaksanaan seleksi dilaksanakan di Gedung Graha Bina Praja, kemarin (6/3).
Dimana dalam pelaksanaan seleksi para peserta akan mengikuti dua tahapan, yaitu uji kompetisi dan uji pemaparan kerja yang langsung dipimpin oleh Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIp MSi.

Adapun 8 pejabat eselon II yang mengikuti tahapan seleksi, yaitu Kepala Diskominfo dan Staper, Frans Julai Simanjuntak.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Ir Eddy Ramlan. Kepala Dinas Perindustrian perdagangan koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisprindagKop da UKM), Ahmad Ghozali. Kepala Dinas DP3AP2KB Lebong, M Syahroni. Kepala Dinas dan Kebudayaan, M Taufik Andary, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Erlangga Idrus. Kepala Bappeda, Robert Rio Mantovani dan Kepala Dinas Pariwisata, Hossen Basri.

Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIp MSi mengatakan, kegiatan seleksi JPT memang harus dilakukan setiap pejabat yang ada di lingkup Pemkab Lebong. Hal itu untuk melihat kemampuan masing-masih pejabat dalam memimpin
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang diberikan kepada mereka.

“Sehingga dengan seleksi ini, kita mendapatkan pimpinan yang sesuai dengan kompetisi atau kemampuan yang mereka miliki,” jelasnya, kemarin (6/3).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, (BKPSDM) Lebong, H Guntur SSos menjelaskan, seleksi JPT dilaksanakan secara terbuka dan pelaksanaannya berdasarkan Undang-undang No 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil.

“Dimana untuk diketahui bahwa masa jabatan Eselon II maksimal 5 tahun dan harus dievaluasi serta dirotasi,” ujarnya.

Dari hasil seleksi yang lolos dengan nilai baik, nantinya akan mendapatkan rekomendasi dipertahankan di jabatan mereka atau dipindahkan ke OPD yag lain yang dianggap mereka mampu untuk memimpinya. Tujuannya, untuk menempatkan dan mencari para pejabat sesuai dengan keahlian atau kompetisi yang mereka miliki yang berdasarkan pengalaman, loyalitas dan kinerja mereka.

“Dengan demikian, maka Kabupaten Lebong akan menjadi lebih baik kedepannya,” tuturnya.(614)