78 Persen Siswa SMAN 1 Bengkulu Inginkan KBM Tatap Muka

FOTO IST/BE – Halaman parkir SMAN 1 Kota Bengkulu.

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Siswa dan guru di SMAN 1 Bengkulu berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Pasalnya, sejak pandemi covid-19 melanda, siswa dan guru melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring yang ternyata memiliki banyak kendala, diantaranya saat siswa mengirimkan tugas sekolah.

Anita (41), salah satu guru yang mengajar di SMAN 01 mengatakan, kedepannya mereka sangat berharap baik ujian amaupun pembelajaran semoga akan dilakukan tatap muka. Jika tetap melaksanakan KBM secara daring, siswa banyak mengalami kesulitan saat mengirimkan tugas sekolah. Salah satu contohnya saat siswa mengirimkan video hasil ujian praktek ke Google Classroom mata pelajaran masing-masing, video yang kirimkan tidak terkirim karena terkendala jaringan internet.

“Karena setahun belakangan kita sudah belajar secara daring, kalau untuk kendala penggunaan aplikasi itu engga ada, anak-anak alhamduliiah sudah paham. Hanya saja masalahnya timbul pada jaringan saat mereka hendak mengirimkan tugas hasil praktik. Karena kan praktiknya itu berbentuk video jadi berat kalau ngirimnya lewat sinyal data,” ujar Anita.

Selanjutnya, pihak sekolah kemudian menyuruh para siswa untuk mengisi angket, ternyata hasilnya sangat mengejutkan, hampir sekitar 78% siswa sangat setuju jika ujian maupun pembelajaran ingin dilakukan secara tatap muka dikarenakan banyak kendala kalau secara daring. Namun karena mengikuti aturan pemerintah daerah untuk tidak boleh tatap muka, mau tidak mau mereka harus menjalankan hal tersebut.

“Semoga keadaan kembali normal dan jika ada pemberitahuan untuk diperbolehkan tatap muka, kami pihak sekolah akan segera memberlakukan ujian maupun pembelajaran secara tatap muka., karena jika terus daring beberapa mata pelajaran itu sulit untuk dicerna oleh siswa. Saya sebagai guru mate-matika juga susah, kalau dulu kan langsung coret-coret dipapan. Secara tatap muka aja siswa susah paham apalgi daring sepeti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Stevia (16), siswa kelas XII SMAN 01 Kota Bengkulu, mengakui kendala sekolah daring itu, ketika saat mereka mengirimkan tugas berupa video. “Kalau untuk praktik berupa mengirimkan video, jadi kendalanya itu di sinyal. Jadi videonya loading atau mutar-mutar terus. Saya berharap semoga covid cepat hilang sehingga keadaan kembali normal. Jadi nanti ujian sekolahnya bisa dilakukan di sekolah,” harapnya.(MG3)