73 Kendaraan Hias Pawai Pembangunan

BENGKULU, BE – Untuk mengenalkan hasil pembangunan yang ada di Provinsi Bengkulu, 73 kendaraan hias dari 53 intansi mengikuti pawai pembangunan.  Pawai tersebut dilakukan dalam rangka untuk memeriahkan HUT ke 44 Provinsi Bengkulu. Peserta pawai dilepas oleh Asisten II Setda Pemprov Ir Nahsyah MT MM, di Balai Semarak  yang merupakan Rumah Dinas Gubernur,  disaksikan oleh unsur FKPD dan pejabat dinas/ instansi terkait.

“Kegiatan pawai ini bertujuan untuk mengenalkan masyarakat, terkait hasil-hasil pembangunan yang dicapai selama ini,” kata Nahsyah.
Menurutnya pawai pembangunan ini kembali dilakukan setelah beberapa tahun terhenti. Namun, kedepan setiap tahun akan dilaksanakan. ” Ini akan menjadi agenda tahunan,’ katanya.

Ia mengatakan peserta pawai dari lintas instansi, antara lain dinas dan instansi di Lingkungan Pemprov Bengkulu, BUMN dan Perbankan, swasta dan Pemerintah Kabupaten dan Kota. Pawai dilakukan dengan melintasi jalan  jalan protokol dalam Kota Bengkulu. Masyarakat tampak antusias menyaksikan kemeriahan pawai-pawai  tersebut.  Pawai tersebut menyita perhatian pengguna jalan.
Kepala Disperindag, Koperasi dan UKM Provinsi Drs Ali Musramin tujuannya untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang capaian  pembangunan yang sudah kita  laksanakan oleh masing-masing dinas dan instansi. Dengan pawai ini masyarakat mengenali, apa saja pembangunan dan potensi-potensi yang ada di Bengkulu. “Kegiatan ini dinilai oleh dewan juri,” katanya.

Masing-masing peserta menghiasi kendaraannya sesuai dengan instansinya masing-masing. Seperti Dinas Peterenakan dan Kesehatan Hewan Provinsi,  menampilkan sapi dan membagi-bagikan susu. Dalam kesempatan itu, mereka berkampanye untuk gemar meminum susu. Ikut dalam pawai tersebut adalah RB Media Grup yang menampilkan duplikat koran. Bank Indonesia menghiasi mobil dengan tumpukan uang, sebagai simbol kesejahteraan.  Dinas  Kehutanan Provinsi Bengkulu yang mengkampanyekan program hijau atau “go green”. Di dalam kendaraan tersebut juga terdapat ilustrasi para polisi kehutanan yang menahan pelaku  penebangan atau perambahan liar di dalam hutan lindung. Sedangkan Dinas Perkebunan menghiasi mobilnya dengan sawit, kakao dan hasil tanaman perkebunan lainnya.

Dinas Kelautan dan Perikanan membawa replika kapal inkamina dan ikan tuna raksasa, serta kreatifitas puluhan peserta lainnya yang memukau masyarakat. (100)