71 Kasus DBD di RL

IST/BE
Pemeriksaan dan pembersihan jentik nyamuk yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong sebagai upaya memutus mata rantai DBD di Kabupaten Rejang Lebong.

CURUP, Bengkuluekspress.com – Selama Januari hingga April 2020, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong (RL) mencatat setidaknya ada 71 kasus DBD yang menyerang masyarakat Rejang Lebong.

“Hingga Bulan April kemarin setidaknya ada 71 kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong ini,” sampai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong, Syamsir SKM MKM melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Hamka Amk SSos saat dikonfirmasi BE, Senin (11/5).

Dari 71 kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong tersebut, menurut Hamka, 6 kasus terjadi di Bulan Januari. Kemudian 10 kasus terjadi di Bulan Februari, selanjutnya 15 kasus di Bulan Maret dan melonjak di Bulan April kemarin yang mencapai 40 kasus.

Dijelaskan Hamka, 71 kasus DBD yang terjadi di Kabupaten Rejang Lebong terbesar merata di beberapa daerah di Kabupaten Rejang Lebong terutama didaerah perkotaan Curup yang selama ini memang sudah menjadi wilayah endemis DBD.

Dengan meningkatkan kasus DBD di Kabupaten Rejang Lebong pada Bulan April kemarin, Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong terus melakukan upaya pencegahan salah satunya dengan melakukan sosialisasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Karena menurut Hamka PHBS merupakan salah satu cara yang ampuh dalam memutus mata rantai penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

“Kita selalu mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan terutama saat musim hujan seperti saat ini sehingga bisa mencegah adanya sarang nyamuk disekitar tempat tinggal kita,” terang Hamka. (251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*